Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Bappebti Tuding Net89 dan DNA Pro Sebar Hoax Terkait Larangan Penarikan Dana

Senin, 14 Februari 2022 | 21:47 WIB Last Updated 2022-05-19T10:22:45Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Bappebti Tuding Net89 dan DNA Pro Sebar Hoax Terkait Larangan Penarikan Dana
Ilustrasi robot trading. (Freepik)

Pewarta.co.id, Jakarta - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti), mencoba meluruskan kesalahan berita tentang larangan withdraw atau penarikan dana dari member Net89 dan DNA Pro.

Bappepti menyangkal pemerintah tidak pernah melarang penarikan dana, dan merasa tidak pernah mengeluarkan kebijakan tersebut. Hal ini sekaligus memastikan bahwa kabar tersebut hoax.

"Beredar hoax yang mengatakan bahwa pemerintah melarang penarikan dana pada akun nasabah perusahaan robot trading setelah perusahaan ditutup/diblokir oleh Kemendag, serta mengklaim karena masih dalam tahap proses permohonan izin di Bappebti." tulis Bappepti melalui akun Instagram resmi mereka.

Belakangan ramai jadi perbincangan setelah diketahui CEO PT Simbiotik Multitalenta Indonesia (PT SMI), Andreas Andreyanto sempat membuat statement heboh melalui channel YouTube Money Wells Official pada akhir Januari lalu.

Di video berdurasi kurang lebih 4 menit, bos Net89 itu mengatakan, bahwa perusahaan yang dipimpinnya tengah mengindahkan peraturan pemerintah berkaitan penertiban program investasi 'bodong' dan maraknya penipuan berkedok penjualan robot trading. Meski pada akhirnya video tersebut diturunkan oleh pemilik akun.

Bukan hanya PT SMI, hal serupa juga dialami PT DNA Pro Akademi yang memang baru-baru ini disegel Bappebti karena aktifitas usaha yang tak berizin.

Melalui akun Instagram @dnaproofficial, Daniel Abe selaku CEO DNA Pro mengatakan, sejak tanggal 8 Februari 2022 lalu perusahaan yang dipimpinnya sedang melakukan pertemuan guna melengkapi dokumen lanjutan, yang tujuannya untuk proses verifikasi faktual.

Padahal hal tersebut bertentangan dengan pernyataan sebelumnya, dimana Daniel menyebut pada 7 Februari 2022 telah bertemu dengan instansi.

Menanggapi hal tersebut pihak Bappebti merasa dirugikan akibat kabar hoax yang disebar oleh dua perusahaan investasi ini. Meskipun hingga kini tidak ada yang mengetahui siapa yang pertama kali menyebarkan informasi tersebut.

Melihat tensi member yang belum stabil dan masih dibayangi rasa was-was, kini baik pihak Net89 maupun DNA Pro masih membatasi komentar di akun Instagram mereka, bahkan ada yang mematikan fitur kolom komentar diantaranya.

(bsd/cm)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close