Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Pemkot Batu Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen di Tahun 2022

Senin, 04 April 2022 | 18:22 WIB Last Updated 2022-04-04T11:22:01Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Pemkot Bau Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Sebesar 5 Persen
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko (IG)

PEWARTA.CO.ID - Menurunnya kasus Covid-19 membuat sejumlah pihak merasa optimis pada pemulihan ekonomi. Tak terkecuali Pemerintah Kota Batu yang percaya roda perekonomian akan tumbuh secara positif.

Dewanti Rumpoko, Wali Kota Batu itu menyebut, pemulihan ekonomi di Batu tergantung pada kebangkitan sektor pariwisata.

Menurutnya, pariwisata memiliki andil besar dalam memacu laju pertumbuhan ekonomi di kota yang mendapat julukan De Kleine Switzerland itu.

Bahkan pihaknya merasa yakin untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen di tahun 2022 ini.

"Diprediksi bisa tumbuh baik lagi, 5 sampai 5,5 persen pada 2022. Asalkan kondisinya kondusif," ujarnya Minggu (3/4/2022).

Seperti diketahui, tahun 2020 lalu menjadi momentum kejatuhan sektor pariwisata di Batu akibat pandemi Covid-19. Dampaknya membuat perekonomian Kota Batu terkontraksi sampai minus 6,51 persen.

Pengetatan mobilitas warga dan tempat wisata membuat tingkat okupansi dan kunjungan wisatawan merosot tajam.

Efek lesunya perekonomian sepanjang 2020 itu memaksa banyak pengusaha yang akhirnya kehilangan mata pencaharian. Bahkan memicu naiknya angka pengangguran terbuka Kota Batu di angka 5,93 persen.

Namun karena kebijakan penerapan disiplin prokes yang juga selaras diikuti masyarakat, perlahan keadaan mulai membaik.

Puncaknya, angin segar kebangkitan ekonomi di Batu mulai terasa di tahun 2021 lalu.

Sepanjang tahun 2021 perekonomian Kota Batu mampu bangkit hingga mencapai di atas 4 persen. Bahkan pencapaian tersebut di klaim lebih tinggi dibanding Jawa Timur yang hanya 3,57 persen.

"Tingkat kunjungan wisatawan pada 2021 mencapai 3,09 juta (orang), dan tingkat okupansi hotel sebesar 23,13 persen," terangnya.

Berdasarkan data milik BPS ungkap Dewanti, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADBH) mencapai Rp 16,8 miliar, yang berkontribusi sebesar 0,69 persen terhadap PDRB Jawa Timur.

Dewanti menambahkan, pembelanjaan daerah menjadi instrumen penting dalam upaya mendorong perputaran ekonomi di Batu. Sehingga pihaknya meminta agar kegiatan yang ada lebih mengoptimalkan penggunaan tenaga kerja lokal dari Batu.

Begitu juga soal pengadaan barang dan jasa, yang lebih diprioritaskan memanfaatkan produk-produk asli dari warga Kota Batu.

Wali Kota Batu itu menilai, kegiatan belanja pemerintah akan menjadi motor penggerak roda ekonomi masyarakat. Sehingga diperlukan pengalokasian anggaran belanja pemerintah agar ekonomi dapat segera pulih.

"Saya berharap penguatan dan percepatan belanja pemerintah dan juga belanja APBD dapat menjadi stimulus yang mampu mendorong percepatan pemulihan ekonomi," ungkapnya.

Sementara itu, pada tahun 2022 ini Pemerintah Kota Batu akan fokus pada realisasi proyek strategis daerah guna percepatan pembangunan infrastruktur dan penataan tata ruang perkotaan secara berkelanjutan.

Setidaknya terdapat 31 proyek strategis dan 32 Indeks Kesejahteraan Sosial (IKS) yang akan disinergikan dengan pemberdayaan pembangunan desa.

(wjd/sep)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close