Basarnas Tewas Ketika Evakuasi Warga yang Ingin Bunuh Diri di Tower
Perkecil teks
Perbesar teks
![]() |
| Basarnas ketika Evakuasi Warga ingin Bundir di Tower Setinggi 75 Meter. (Istimewa) |
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa tragis ini dimulai ketika pukul 09.40 WIT, anggota piket Polsek Sentani Barat menerima laporan dari seorang warga bernama EY tentang rencana percobaan bunuh diri di Menara Telkomsel Gunung Sabron Yaru.
Kapolsek Sentani Barat, IPDA Ahmad Erfan Muharya, segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan menggerakkan tim patroli.
Tim patroli yang dipimpin oleh Kapolsek Sentani Barat, IPDA Ahmad Erfan Muharya, tiba di lokasi kejadian tepat pukul 09.45 WIT.
Dalam upaya evakuasi di Menara Telkomsel Dosai, Try Sudarno bersama tim Basarnas berusaha mengevakuasi individu yang mencoba bunuh diri. Sayangnya, dalam peristiwa tragis tersebut, keduanya terjatuh dari ketinggian menara yang mencapai 75 meter.
Kedua korban jatuh saat individu yang hendak bunuh diri melawan sehingga menyebabkan putusnya tali dan keduanya jatuh bersama.
Menurut Kapolsek Sentani Barat, IPDA Ahmad Erfan Muharya, "Korban saat menyelamatkan TY (pelaku percobaan bunuh diri) mengalami luka pada tangan kiri, sedangkan almarhum Try Sudarno (anggota Basarnas) mengalami patah tulang bahu dan tangan kanan serta luka di kepala yang mengakibatkan kematian."
Kedua korban segera dibawa ke Rumah Sakit Yowari untuk mendapat perawatan medis. Namun, Sayangnya, Try Sudarno tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia setelah mengalami luka yang parah. Sementara pelaku percobaan bunuh diri masih dalam perawatan intensif di rumah sakit yang sama.
Kepala Basarnas Jayapura, Pdt. Teri Riffel Kambuaya, mengungkapkan kesedihan yang mendalam atas kehilangan salah satu anggotanya dalam tragedi ini.
"Kami merasa sangat sedih atas kepergian Try Sudarno, anggota kami yang telah berjuang untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Semoga dia mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya," katanya dengan nada sedih.
Kematian tim Basarnas dalam upaya penyelamatan ini meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga, teman-teman, dan rekan-rekan sejawat mereka.
Semoga kejadian tragis ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menghadapi situasi darurat dan selalu siap dalam menjalankan tugas mereka.
