Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Sebut Pengumuman FIFA Tinggal Menunggu Waktu
![]() |
| Timnas Indonesia dipastikan menjadi salah satu tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 dan tinggal menunggu pengumuman resmi dari FIFA. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Indonesia dipastikan menjadi salah satu tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Kepastian tersebut disampaikan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang menyebut pengumuman resmi dari FIFA diperkirakan akan dilakukan dalam satu hingga dua pekan ke depan.
Turnamen di bawah naungan FIFA itu menjadi kompetisi baru yang disiapkan untuk meningkatkan kualitas persaingan sepak bola di kawasan Asia Tenggara sekaligus memperkuat level kompetisi regional.
Presiden kirim dukungan kepada FIFA
Erick Thohir mengungkapkan bahwa pemerintah telah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ajang tersebut. Presiden Prabowo Subianto bahkan telah mengirimkan surat kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebagai bentuk komitmen Indonesia menjadi tuan rumah.
“Alhamdulillah Bapak Presiden, saya mengucapkan terima kasih, sudah mengeluarkan dukungan pemerintah yang sudah dikirimkan kepada Presiden FIFA. Dan kami sekarang sedang menunggu seperti apa kerja sama dari FIFA dengan kita sebagai tuan rumah,” kata Erick Thohir di Jakarta, Selasa 28 Juli 2026.
Berdasarkan rencana yang disampaikan, FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober 2026 di Indonesia.
Erick juga menyebut Indonesia akan menjadi tuan rumah bersama Hong Kong. Meski demikian, rincian mengenai pembagian lokasi pertandingan maupun komposisi peserta masih menunggu keputusan resmi dari FIFA.
“Mudah-mudahan kalau 1–2 minggu ada pengumuman dari FIFA langsung, ya kami sangat senang. Berarti di September–Oktober ini akan menjadi kegiatan besar, kembali sepakbola lagi,” kata mantan Presiden Inter Milan tersebut.
FIFA ASEAN Cup jadi kompetisi bergengsi di kawasan
Menurut Erick Thohir, kehadiran FIFA ASEAN Cup merupakan langkah besar FIFA dalam mengembangkan sepak bola Asia Tenggara. Ia menilai turnamen ini berpotensi menjadi kompetisi paling bergengsi di kawasan karena berada langsung di bawah penyelenggaraan FIFA.
“FIFA ASEAN saya rasa event terbesar yang akan ada di Asia Tenggara di bawah payung FIFA. Dan sepertinya kan FIFA akan mendorong banyaknya kompetisi di belahan Asia sebelah sini sekarang ya,” kata Erick Thohir.
Ia menilai konsep tersebut melanjutkan keberhasilan FIFA Arab Cup yang dinilai mampu meningkatkan kualitas pertandingan antarnegara di kawasan Timur Tengah dan Afrika.
"Karena memang kan sukses daripada FIFA Arab Cup juga sudah terbukti ketika banyak pertandingan negara-negara Timur Tengah dengan beberapa negara Afrika. Itu intinya ingin meningkatkan kualitas dari persaingan negara-negara Asia untuk Piala Dunia ke depan atau regional,” sambung pemilik Oxford United tersebut.
Sejumlah negara di luar ASEAN juga akan diundang
Erick menjelaskan FIFA tidak hanya melibatkan negara-negara Asia Tenggara. Sejumlah negara dari luar kawasan juga akan diundang agar tingkat persaingan dalam turnamen semakin kompetitif.
“Nah, sama. Sekarang FIFA sudah mulai mengukur FIFA ASEAN, ya ini plus kan makanya ada beberapa negara yang diundang nantinya, tentu itu. Dan juga zona daripada tuan rumahnya juga tidak hanya di Asia Tenggara. Ini bagian FIFA berinvestasi melihat kesempatan pengembangan sepak bola yang ada di regional Asia Tenggara dan sekitarnya. Nah, kita tunggu saja,” katanya.
FIFA ASEAN Cup 2026 nantinya menggunakan sistem dua divisi berdasarkan peringkat dunia terbaru. Divisi 1 akan diisi delapan tim yang dibagi ke dalam dua grup, sedangkan Divisi 2 dihuni enam negara.
Masuk kalender resmi FIFA
Turnamen ini memiliki perbedaan dengan Piala AFF karena telah masuk dalam kalender resmi FIFA. Dengan status tersebut, para pemain terbaik Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri, seperti Jay Idzes hingga Kevin Diks, berpeluang memperkuat skuad Garuda pada ajang tersebut.
Masuknya FIFA ASEAN Cup ke kalender resmi FIFA juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas kompetisi regional sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang lebih kompetitif bagi seluruh peserta.
