Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement

Karhutla Bromo Meluas 742,70 Hektare, Kawasan Wisata TNBTS Masih Ditutup

Karhutla Bromo meluas 742,70 hektare. Kawasan wisata TNBTS masih ditutup dan pemadaman terus dilakukan melalui operasi darat dan udara.

karhutla bromo meluas 742,70 hektare kawasan wisata tnbts ditutup
Karhutla Bromo meluas hingga 742,70 hektare dan kawasan wisata TNBTS masih ditutup untuk penanganan kebakaran. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, terus menjadi perhatian. Hingga Senin (10/8/2026), area yang terdampak kebakaran tercatat mencapai 742,70 hektare.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan, upaya penanganan masih berlangsung dengan menggabungkan operasi pemadaman melalui jalur darat dan udara.

Data mengenai luas wilayah terdampak juga masih diperbarui karena proses pendataan ulang terus dilakukan di lapangan.

BACA JUGA!

Puncak El Nino Agustus-September 2026, BNPB Siagakan 35 Armada Hadapi Karhutla

Karhutla TNBTS masih dalam penanganan

Kebakaran di kawasan TNBTS pertama kali terjadi pada Senin (3/8/2026). Saat itu, terdapat 34 titik kebakaran yang terpantau dan langsung ditangani oleh tim gabungan.

Seiring berlangsungnya operasi, kondisi di sejumlah lokasi mulai menunjukkan perkembangan. Tidak ada titik api yang terpantau di wilayah P30 dan Dingklik.

Meski demikian, penanganan melalui jalur darat masih berlangsung di kawasan Ranupani. Tim tetap melakukan pemadaman dan pemantauan untuk memastikan api tidak kembali menyebar.

Selain operasi darat, pemadaman juga mendapat dukungan dari udara. Pada Senin (10/8/2026), water bombing dilakukan sebanyak sembilan rit dengan total 24.000 liter air yang dijatuhkan ke area terdampak.

Bara api juga harus dipastikan padam

Suharyanto menekankan bahwa keberhasilan penanganan karhutla tidak hanya diukur dari hilangnya api yang terlihat. Tim juga harus memastikan tidak ada bara tersisa yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

"Kita tidak hanya mengejar api padam, tetapi juga memastikan api benar-benar padam dan tidak muncul kembali. Setelah pemadaman, pemantauan akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi aman sebelum kawasan kembali dibuka," ujar Suharyanto, Selasa (11/8/2026).

Karena itu, operasi darat tetap diperlukan meskipun pemadaman dari udara telah dilakukan. Petugas di lapangan harus melakukan penyisiran sekaligus pendinginan pada area yang sebelumnya terdampak kebakaran.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan masih adanya bara yang dapat kembali menjadi sumber api.

Kawasan wisata TNBTS masih ditutup

Di tengah proses penanganan yang masih berlangsung, kawasan TNBTS belum dibuka untuk wisatawan. Penutupan sementara diberlakukan sampai kondisi kawasan dipastikan benar-benar aman.

Kebijakan tersebut sekaligus menjadi langkah pencegahan untuk melindungi pengunjung dan memberi keleluasaan kepada tim gabungan dalam menjalankan proses pemadaman serta pemantauan.

Pemerintah juga masih mewaspadai kemungkinan munculnya kembali titik api. Pemantauan akan terus dilakukan setelah pemadaman untuk memastikan tidak ada potensi kebakaran susulan sebelum kawasan wisata dibuka kembali.

Pemerintah terus koordinasikan penanganan

Karhutla di TNBTS mendapat perhatian karena wilayah tersebut merupakan kawasan konservasi sekaligus destinasi wisata alam. Kondisi tersebut membuat pengendalian kebakaran dan pencegahan meluasnya area terdampak menjadi bagian penting dalam penanganan.

BNPB bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, pengelola kawasan, serta sejumlah unsur terkait masih melakukan koordinasi. Pola operasi darat maupun udara akan disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan.

Suharyanto juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai sumber yang berpotensi memicu kebakaran, terutama ketika kondisi cuaca kering dapat membuat api lebih mudah menyebar.

"Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi sumber api, khususnya di tengah kondisi cuaca kering yang dapat membuat api lebih cepat menyebar," pungkasnya.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Karhutla Bromo Meluas 742,70 Hektare, Kawasan Wisata TNBTS Masih Ditutup
  • Karhutla Bromo Meluas 742,70 Hektare, Kawasan Wisata TNBTS Masih Ditutup
  • Karhutla Bromo Meluas 742,70 Hektare, Kawasan Wisata TNBTS Masih Ditutup
  • Karhutla Bromo Meluas 742,70 Hektare, Kawasan Wisata TNBTS Masih Ditutup
  • Karhutla Bromo Meluas 742,70 Hektare, Kawasan Wisata TNBTS Masih Ditutup
  • Karhutla Bromo Meluas 742,70 Hektare, Kawasan Wisata TNBTS Masih Ditutup
Advertisement
Advertisement
Advertisement