Kebakaran Hutan Washington Hanguskan 600 Bangunan, 60 Ribu Warga Dievakuasi
![]() |
| Kebakaran hutan di Washington menghanguskan lebih dari 600 bangunan dan memaksa sekitar 60 ribu warga mengungsi saat tiga titik api masih belum terkendali. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Kebakaran hutan berskala besar yang melanda wilayah dekat Spokane, Negara Bagian Washington, Amerika Serikat, menyebabkan kerusakan luas. Lebih dari 600 bangunan dilaporkan musnah, sementara sekitar 60 ribu warga terpaksa meninggalkan rumah mereka karena ancaman kobaran api yang terus meluas.
Hingga Senin (3/8/2026), tiga titik kebakaran utama masih belum berhasil dikendalikan. Otoritas setempat menyatakan status pengendalian seluruh titik api masih berada di angka nol persen sehingga proses evakuasi di sejumlah kawasan terdampak tetap diberlakukan.
Tiga titik kebakaran masih aktif
Berdasarkan data dari pejabat setempat, kebakaran Autumn Lane, Old Trails, dan Fairview telah membakar sekitar 7.500 hektare lahan.
Kebakaran Autumn Lane yang berada di barat laut Nine Mile Falls menjadi salah satu titik terbesar dengan luas area terbakar hampir 3.500 hektare.
Di lokasi lain, kebakaran Old Trails yang terjadi di sekitar Old Trails Road dan Riverside State Park juga telah melalap lebih dari 3.500 hektare sejak Sabtu siang.
Sementara itu, kebakaran Fairview menghanguskan sekitar 900 hektare lahan di kawasan dekat Mead.
Petugas pemadam kebakaran menyebut seluruh titik api masih aktif dan berpotensi terus membesar. Perubahan arah angin menjadi salah satu kendala utama yang menyulitkan upaya pemadaman.
Puluhan ribu warga meninggalkan rumah
Kepala Kepolisian Spokane, Kevin Hall, mengatakan kawasan dengan status evakuasi Level 3 mencakup lebih dari 14 ribu bangunan, termasuk lebih dari 10 ribu rumah keluarga tunggal maupun hunian multifamilia.
"Sekitar 60.000 warga telah dievakuasi dari kawasan tersebut," ujar Kevin dilansir dari bnonews, Senin (3/8/2026).
Wali Kota Spokane, Lisa Brown, menggambarkan kejadian tersebut sebagai "bencana alam terburuk yang pernah dihadapi wilayah kami."
Menurutnya, ratusan rumah beserta bangunan lainnya telah hangus terbakar. Pemerintah daerah bersama tim terkait masih melakukan pendataan untuk memastikan ada atau tidaknya korban jiwa akibat bencana tersebut.
Ratusan personel diterjunkan
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Spokane, Tom Williams, menyampaikan hingga Minggu belum terdapat laporan mengenai korban luka maupun warga yang dinyatakan hilang.
Meski demikian, ia mengingatkan kondisi di lapangan masih dapat berubah mengingat luasnya wilayah yang terdampak kebakaran.
Untuk menangani situasi tersebut, lebih dari 900 personel dari berbagai instansi telah dikerahkan. Operasi pemadaman melibatkan helikopter, pesawat pemadam, mobil pemadam kebakaran, buldoser, hingga tim pemadam darat.
Selain itu, lebih dari 100 anggota Garda Nasional Washington juga diterjunkan guna memperkuat penanganan di lokasi bencana.
Washington hadapi puluhan kebakaran hutan
Kebakaran di Spokane menjadi bagian dari sedikitnya 15 kebakaran hutan besar yang saat ini terjadi di Negara Bagian Washington.
Secara keseluruhan, luas lahan yang terbakar telah melampaui 250 ribu hektare. Penanganan dilakukan oleh sekitar 4 ribu personel pemadam kebakaran, termasuk bantuan dari 12 negara bagian lain serta Australia.
Komisaris Lahan Publik Washington, Dave Upthegrove, menilai kondisi yang terjadi tahun ini jauh berbeda dibanding musim kebakaran sebelumnya.
"Ini adalah musim kebakaran hutan yang luar biasa di wilayah Pasifik Barat Laut. Ini bukan musim yang normal," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Washington Bob Ferguson mengatakan banyak warga kehilangan seluruh harta benda mereka hanya dalam hitungan jam.
Ia mengaku telah berbicara dengan Presiden Donald Trump mengenai besarnya dampak kebakaran tersebut. Menurut Ferguson, Trump turut menyampaikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Pihak berwenang terus mengimbau warga agar mematuhi perintah evakuasi karena kondisi di lapangan masih sangat berbahaya dan sulit diprediksi.


