Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menembus Makadam, KKN UNS dan UIN KHAS Jember Hadirkan Pojok Baca di Kampung Tengah Bangsring

Mahasiswa KKN UNS dan UIN KHAS Jember menghadirkan fasilitas Pojok Baca di Kampung Tengah, Dusun Krajan 1, Desa Bangsring, Wongsorejo, Banyuwangi.

kkn uns dan uin khas jember hadirkan pojok baca di kampung tengah bangsring banyuwangi

JALAN berbatu sepanjang perjalanan tidak menyurutkan langkah mahasiswa KKN 13 UNS–Langlang Banyuwangi dan KKN 40 UIN KHAS Jember untuk mengunjungi Kampung Tengah, Dusun Krajan 1, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Berangkat dari Balai Desa Bangsring sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan truk, rombongan menempuh perjalanan kurang lebih satu jam melalui jalan berbatu yang oleh masyarakat setempat disebut makadam.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program “Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi dalam Penguatan Literasi Anak melalui Pojok Baca dan Edukasi Interaktif” Sesampainya di Kampung Tengah, rombongan disambut oleh Ustaz Abdul Qodir atau yang akrab dipanggil Baba, pendiri gubuk musala sekaligus pengajar agama, Umi selaku pengajar TK, Ketua RW, sejumlah warga, serta anak-anak TK.

Kegiatan dipusatkan di sebuah gubuk musala yang menjadi ruang penting bagi masyarakat Kampung Tengah. Selain digunakan sebagai tempat ibadah, gubuk tersebut juga menjadi tempat berkumpul warga, pengajaran agama, serta kegiatan pendidikan anak-anak.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Baba dan Rayhan Surya Arifin selaku Ketua Kelompok KKN 13 UNS–Langlang Banyuwangi. Dalam sambutannya, Baba menyampaikan apresiasi atas kedatangan mahasiswa sekaligus bantuan berupa pojok baca dan buku bacaan untuk anak-anak.

“Kami berterima kasih kepada teman-teman mahasiswa. Semoga niat ini diridai Allah dan membawa keberkahan bagi semuanya. Ini adalah kunjungan pertama kali dari teman-teman KKN yang membawa sesuatu yang insyaallah bermanfaat bagi kami, yaitu pojok baca literasi. Sebelumnya yang ke sini hanya melihat-lihat keadaan saja,” ujar Baba.

Pojok baca kemudian diserahkan kepada masyarakat sebagai sarana belajar bagi anak-anak. Kegiatan dilanjutkan dengan edukasi interaktif bersama anak-anak TK yang dikemas melalui aktivitas belajar dan bermain. Mahasiswa juga membagikan makanan ringan kepada peserta sebelum kegiatan berlanjut pada sesi interaksi bersama anak-anak.

Rayhan menyampaikan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat Kampung Tengah.

“Maksud dan tujuan kami datang ke sini selain untuk menjalin silaturahmi, kami juga ingin berbagi semampu kami. Mungkin yang kami bawa tidak banyak, tetapi semoga bisa bermanfaat. Kami juga berterima kasih atas sambutan yang begitu hangat,” ujar Rayhan.

Ia mengaku terharu ketika melihat semangat anak-anak dalam mengikuti kegiatan belajar. Rayhan juga menyampaikan permohonan doa restu kepada masyarakat agar mahasiswa KKN diberi kemudahan dalam menempuh pendidikan.

“Saya pribadi cukup terharu ketika sampai di sini dan melihat semangat adik-adik dalam belajar. Kami juga mohon doa restu dari bapak, ibu, dan seluruh masyarakat Kampung Tengah agar kami diberi kemudahan dalam proses menempuh pendidikan,” lanjutnya.

Mengenal kehidupan di Kampung Tengah

Setelah kegiatan di gubuk musala, mahasiswa diajak Umi berkeliling untuk melihat kondisi Kampung Tengah sekaligus berbincang dengan masyarakat. Kampung tersebut berada di sebelah barat Balai Desa Bangsring, di tengah kawasan hutan Perhutani, dan saat ini dihuni sekitar 40 kepala keluarga.

Sebagian besar masyarakat Kampung Tengah merupakan pendatang dengan mata pencaharian sebagai petani, pekerja harian di kawasan hutan ketika terdapat pembukaan lahan tanam, serta peternak.

Keterbatasan akses menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Selain jalan menuju kampung yang masih berupa makadam, kebutuhan listrik warga dipenuhi menggunakan diesel yang hanya beroperasi sekitar pukul 17.00 hingga 22.00 WIB. Menurut Umi, setiap keluarga membayar iuran sekitar Rp40.000 per bulan untuk kebutuhan bahan bakar diesel.

Kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap akses pendidikan anak-anak. Setelah menyelesaikan pendidikan TK di lingkungan Kampung Tengah, anak-anak harus turun menuju Desa Bangsring atau Desa Bengkak ketika memasuki jenjang sekolah dasar.

Bagi mahasiswa, perjalanan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang sebelumnya hanya diketahui melalui cerita. Rombongan kemudian beristirahat dan berbagi cerita di rumah Ketua RW sebelum kembali ke gubuk musala.

kkn uns dan uin khas jember hadirkan pojok baca di kampung tengah bangsring


Literasi berlanjut dalam Madrasah Diniyah

Sekitar pukul 14.00 WIB, mahasiswa kembali ke gubuk musala untuk membantu kegiatan Madrasah Diniyah (Madin). Kegiatan tersebut diikuti oleh anak-anak TK yang akan memasuki kelas 1 SD serta siswa sekolah dasar.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa turut menyisipkan edukasi literasi melalui aktivitas belajar interaktif. Kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak, tetapi juga mempertemukan mahasiswa dengan realitas pendidikan di wilayah yang memiliki keterbatasan akses.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 15.30 WIB dengan foto bersama sebelum mahasiswa berpamitan kepada masyarakat Kampung Tengah untuk kembali menuju Desa Bangsring.

Dari perjalanan melewati jalan makadam hingga berkumpul di sebuah gubuk musala di tengah hutan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan dapat tumbuh dari ruang-ruang sederhana. Pojok baca yang diserahkan bukan sekadar tempat menyimpan buku, tetapi diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak Kampung Tengah untuk membaca, belajar, dan mengenal dunia yang lebih luas. Melalui kolaborasi dua perguruan tinggi dan masyarakat, langkah kecil tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pendidikan berkualitas sekaligus membangun kemitraan untuk tujuan bersama.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi PEWARTA
Redaksi PEWARTA
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Menembus Makadam, KKN UNS dan UIN KHAS Jember Hadirkan Pojok Baca di Kampung Tengah Bangsring
  • Menembus Makadam, KKN UNS dan UIN KHAS Jember Hadirkan Pojok Baca di Kampung Tengah Bangsring
  • Menembus Makadam, KKN UNS dan UIN KHAS Jember Hadirkan Pojok Baca di Kampung Tengah Bangsring
  • Menembus Makadam, KKN UNS dan UIN KHAS Jember Hadirkan Pojok Baca di Kampung Tengah Bangsring
  • Menembus Makadam, KKN UNS dan UIN KHAS Jember Hadirkan Pojok Baca di Kampung Tengah Bangsring
  • Menembus Makadam, KKN UNS dan UIN KHAS Jember Hadirkan Pojok Baca di Kampung Tengah Bangsring