Pertalite Tak Dibatasi untuk Motor, Bahlil Ungkap Kendaraan yang Jadi Sasaran
![]() |
| Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan rencana pembatasan BBM subsidi Pertalite dan sasaran kendaraan yang akan dibatasi. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Rencana pembatasan pembelian BBM subsidi jenis Pertalite tidak akan berlaku bagi sepeda motor. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah justru akan memperketat penyaluran subsidi kepada kelompok masyarakat mampu, termasuk pengguna kendaraan mewah.
Bahlil menyebut jenis kendaraan menjadi salah satu pertimbangan dalam penerapan pembatasan tersebut. Ia menilai kendaraan seperti BMW dan Mercedes-Benz semestinya tidak menggunakan BBM subsidi.
"Jadi gini, nanti menyangkut pembatasan itu kan ada jenis kendaraan. Jangan pakai BMW, pakai Mercy, masa pakai minyak subsidi. Itu yang dimaksudkan oleh Pak Menteri (Keuangan) tadi. Jadi teman-teman media, tolong jangan dipelintir lagi. Ini penting saya luruskan," ujar Bahlil.
Pertalite tetap tersedia untuk sepeda motor
Penegasan tersebut sekaligus menjawab kekhawatiran mengenai kemungkinan sepeda motor ikut terkena pembatasan Pertalite. Bahlil memastikan kendaraan roda dua tetap dapat membeli BBM subsidi tersebut.
"Enggak, sepeda motor enggak dibatasi kok," kata Bahlil.
Kebijakan pembatasan Pertalite sebelumnya dijelaskan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai upaya mengurangi beban subsidi dalam APBN. Menurut Purbaya, pembatasan tidak serta-merta membuat konsumsi BBM nasional turun secara drastis karena sebagian pengguna akan beralih ke BBM nonsubsidi.
"Konsumsi mungkin akan sama, cuma subsidi akan berkurang karena sebagian terpaksa beli yang tidak bersubsidi. Kita lihat nanti seperti apa, kita sedang pelajari sistemnya seperti apa. Yang jelas, saya sudah lihat sistemnya bisa dijalankan, mobil per mobil atau desil per desil. Yang jelas, kita incar adalah yang atas saja supaya mereka beli sesuai dengan kemampuan mereka," jelas Purbaya.
Pembatasan ditargetkan mulai akhir tahun
Purbaya juga memberikan gambaran mengenai waktu pelaksanaan kebijakan tersebut. Ia mengatakan pemerintah menargetkan sistem pembatasan Pertalite dapat diterapkan sebelum memasuki tahun anggaran berikutnya.
"Sebelum tahun depan. Akhir tahun lah," pungkas Purbaya.
Dengan demikian, arah kebijakan yang disampaikan pemerintah bukan pembatasan Pertalite secara menyeluruh bagi seluruh pengguna kendaraan. Sasaran utamanya adalah kelompok masyarakat yang dinilai mampu agar penggunaan BBM bersubsidi lebih sesuai dengan kemampuan ekonomi mereka.
Bahlil menekankan bahwa sepeda motor tidak termasuk kendaraan yang akan dibatasi dalam kebijakan tersebut. Sementara itu, mekanisme teknis pembatasan untuk kendaraan dan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran masih dalam tahap pembahasan pemerintah.
Baca selengkapnya: Pertalite Mulai Dibatasi, Desil 9-10 dan Mobil Mewah Dilarang Beli BBM Subsidi


