Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement

Prabowo dan PM Thailand Targetkan Perdagangan USD20 Miliar pada 2030, Sepakati Penguatan Investasi

Prabowo dan PM Thailand menargetkan perdagangan USD20 miliar pada 2030 lewat penguatan investasi, kerja sama ekonomi, dan akses pasar.

prabowo dan pm thailand target perdagangan usd20 miliar pada 2030
Presiden Prabowo Subianto dan PM Thailand Anutin Charnvirakul menyepakati penguatan investasi serta menargetkan perdagangan bilateral mencapai USD20 miliar pada 2030. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul menyepakati langkah memperkuat hubungan ekonomi kedua negara. Salah satu target yang dipasang adalah meningkatkan nilai perdagangan bilateral hingga mencapai USD20 miliar pada 2030.

Kesepakatan tersebut diumumkan Presiden Prabowo setelah menerima kunjungan kenegaraan PM Thailand dalam agenda Second Leaders' Consultation di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

"Kerja sama ekonomi tetap menjadi pilar utama hubungan bilateral kita. Kami optimistis target perdagangan sebesar USD20 miliar pada 2030 dapat dicapai melalui implementasi roadmap kemitraan strategis," kata Prabowo, Selasa (4/8/2026).

Roadmap kemitraan jadi acuan kerja sama

Pertemuan tersebut menjadi kunjungan pertama pemimpin pemerintahan Thailand ke Indonesia dalam 15 tahun terakhir. Dalam kesempatan itu, kedua negara mengadopsi Roadmap Kemitraan Strategis Indonesia–Thailand 2026–2030 sebagai pedoman memperkuat hubungan bilateral di berbagai sektor.

Roadmap tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang dicapai Presiden Prabowo dan PM Anutin saat bertemu di sela ASEAN Summit 2026 di Cebu, Filipina, pada Mei lalu. Dokumen itu juga menjadi bagian dari implementasi komitmen yang telah dibangun melalui mekanisme Leaders' Consultation sejak 2025.

Perluas investasi dan bentuk Joint Trade Commission

Selain menetapkan target perdagangan, Indonesia dan Thailand juga menyepakati perluasan investasi, peningkatan akses pasar, serta penguatan kemitraan antara pelaku usaha di kedua negara.

Sebagai bagian dari langkah tersebut, kedua pemerintah akan membentuk Joint Trade Commission. Mekanisme bilateral pertama dalam sejarah hubungan Indonesia dan Thailand itu diharapkan mampu mengidentifikasi peluang bisnis sekaligus mengatasi berbagai hambatan perdagangan.

"Kita juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang ketahanan pangan terkait teknologi pertanian, logistik, pengolahan pangan, hingga ketahanan rantai pasok," imbuh Presiden.

Dorong kerja sama energi, ekonomi digital, dan industri halal

Kerja sama kedua negara juga akan diperluas ke sektor energi melalui penyelenggaraan Indonesia–Thailand Energy Forum. Forum tersebut ditujukan untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mempercepat transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.

Di sisi lain, pemerintah bersama dunia usaha akan meningkatkan kolaborasi di bidang ekonomi digital, termasuk pemanfaatan Local Currency Transaction (LCT) guna mendukung efisiensi perdagangan dan investasi.

"Dengan keunggulan masing-masing di sektor industri halal, Indonesia dan Thailand dapat saling mendukung dalam membangun rantai nilai industri halal regional dan global," lanjut Prabowo.

PM Anutin optimistis potensi ekonomi terus meningkat

PM Anutin Charnvirakul menilai hubungan ekonomi Indonesia dan Thailand memiliki prospek yang menjanjikan. Menurutnya, besarnya potensi pasar dengan jumlah penduduk sekitar 350 juta jiwa menjadi modal penting untuk meningkatkan kerja sama kedua negara.

Ia menekankan bahwa peluang tersebut dapat dimaksimalkan melalui kemudahan akses perdagangan, peningkatan investasi, serta penguatan kemitraan antara sektor swasta.

"Kami sepakat bahwa Thailand dan Indonesia memiliki potensi besar untuk meningkatkan volume perdagangan dan investasi bilateral."

Pilihan Redaksi:
BAGIKAN: Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Prabowo dan PM Thailand Targetkan Perdagangan USD20 Miliar pada 2030, Sepakati Penguatan Investasi
  • Prabowo dan PM Thailand Targetkan Perdagangan USD20 Miliar pada 2030, Sepakati Penguatan Investasi
  • Prabowo dan PM Thailand Targetkan Perdagangan USD20 Miliar pada 2030, Sepakati Penguatan Investasi
  • Prabowo dan PM Thailand Targetkan Perdagangan USD20 Miliar pada 2030, Sepakati Penguatan Investasi
  • Prabowo dan PM Thailand Targetkan Perdagangan USD20 Miliar pada 2030, Sepakati Penguatan Investasi
  • Prabowo dan PM Thailand Targetkan Perdagangan USD20 Miliar pada 2030, Sepakati Penguatan Investasi
Advertisement
Advertisement
Advertisement