Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement

Purbaya Tegaskan Tarif Pajak Tidak Naik, Pemerintah Fokus Kejar Wajib Pajak yang Belum Patuh

Purbaya memastikan tarif pajak tidak naik. Pemerintah fokus wajib pajak, penerimaan pajak, dan penegakan aturan.

purbaya pastikan tarif pajak tidak naik dan fokus wajib pajak yang belum patuh
Purbaya menegaskan pemerintah tidak menaikkan tarif pajak dan memilih memperluas kepatuhan wajib pajak untuk meningkatkan penerimaan negara. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan tarif pajak sebagai langkah meningkatkan penerimaan negara. Sebaliknya, strategi yang dipilih adalah mengoptimalkan penagihan dan memastikan seluruh wajib pajak menjalankan kewajibannya sesuai aturan yang berlaku.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kebijakan tersebut diarahkan untuk menutup celah kebocoran penerimaan pajak sekaligus memperluas kepatuhan para wajib pajak yang selama ini belum memenuhi kewajibannya.

Fokus tutup kebocoran dan tindak manipulasi

Purbaya mengatakan pemerintah akan memaksimalkan upaya memberantas praktik manipulasi yang berpotensi mengurangi penerimaan negara. Selain itu, setiap laporan masyarakat terkait dugaan perusahaan yang belum memenuhi kewajiban perpajakan juga akan ditindaklanjuti.

"Yang jelas, kebocoran-kebocoran pajak atau manipulasi bisa dihilangkan semaksimal mungkin. Terus kita lebih aktif dalam penagihan. Begini, kalau kita curiga ada tempat-tempat yang tadinya nggak bayar pajak, kayak perusahaan baja itu, saya dengar laporan dari masyarakat juga kita follow up," ujar Purbaya.

Tidak memburu wajib pajak yang sudah patuh

Menurut Purbaya, langkah perluasan basis pajak atau ekstensifikasi tidak dilakukan dengan cara menekan wajib pajak yang selama ini sudah taat membayar pajak.

Pemerintah justru berupaya mengajak pihak-pihak yang belum masuk dalam sistem perpajakan agar mulai memenuhi kewajiban mereka sesuai ketentuan yang berlaku.

"Tapi nggak akan ada kenaikan tarif pajak maupun kita kejar-kejar. Kata Bapak Presiden (Prabowo Subianto) tadi, berburu di kebun binatang, nggak ada seperti itu. Kita ekstensifikasi untuk memastikan yang tadinya nggak bayar pajak, bayar sesuai aturan," jelas Purbaya.

Penerimaan pajak tumbuh signifikan

Purbaya menilai pendekatan melalui penegakan aturan dan perluasan basis wajib pajak telah menunjukkan hasil positif terhadap penerimaan negara.

Hal itu tercermin dari realisasi penerimaan pajak pada semester I 2026 yang mengalami pertumbuhan cukup tinggi.

"Jadi nggak ada kenaikan, hanya membalikkan semua sesuai aturan. Itu aja bisa naikin pertumbuhannya 24 persen, kan," ungkapnya.

Melihat capaian tersebut, Purbaya optimistis sebagian besar kantor wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di berbagai daerah mampu memenuhi target penerimaan pajak tahun ini. Bahkan, lebih dari separuh kantor wilayah diperkirakan dapat melampaui target yang telah ditetapkan.

Pilihan Redaksi:
BAGIKAN: Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Purbaya Tegaskan Tarif Pajak Tidak Naik, Pemerintah Fokus Kejar Wajib Pajak yang Belum Patuh
  • Purbaya Tegaskan Tarif Pajak Tidak Naik, Pemerintah Fokus Kejar Wajib Pajak yang Belum Patuh
  • Purbaya Tegaskan Tarif Pajak Tidak Naik, Pemerintah Fokus Kejar Wajib Pajak yang Belum Patuh
  • Purbaya Tegaskan Tarif Pajak Tidak Naik, Pemerintah Fokus Kejar Wajib Pajak yang Belum Patuh
  • Purbaya Tegaskan Tarif Pajak Tidak Naik, Pemerintah Fokus Kejar Wajib Pajak yang Belum Patuh
  • Purbaya Tegaskan Tarif Pajak Tidak Naik, Pemerintah Fokus Kejar Wajib Pajak yang Belum Patuh
Advertisement
Advertisement
Advertisement