Ribuan Pelajar Meriahkan Gerak Jalan HUT ke-81RI di Pasongsongan, UMKM Ikut Kebagian Rezeki
![]() |
| Peserta gerak jalan HUT ke-81 RI dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti perlombaan di Kecamatan Pasongsongan, Sumenep. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan memeriahkan Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Senin, 24 Agustus 2026.
Ruas jalan utama di kawasan pantai utara Pasongsongan dipadati peserta sejak pagi. Guru pendamping, orang tua, dan warga turut memenuhi jalur perlombaan untuk menyaksikan sekaligus memberikan dukungan.
Peserta berasal dari tingkat TK, RA, SD/MI hingga SMP/MTs se-Kecamatan Pasongsongan. Setiap kelompok tampil dengan seragam dan kreasi masing-masing sembari menjaga formasi sepanjang rute.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Kecamatan Pasongsongan Akbarul Wahyudi, S.STP., yang mewakili Camat Pasongsongan, Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan Abu Supyan, M.Pd., Ketua KKKS Kecamatan Pasongsongan H. Akhmad Busri, M.Pd., serta Ketua Guru PJOK Kecamatan Pasongsongan Mohammad Dafirudin, S.Pd. selaku penanggung jawab.
Akbarul Wahyudi membuka perlombaan dengan melepas peserta pertama. Ia menilai gerak jalan dapat menjadi sarana untuk membentuk kedisiplinan sekaligus menanamkan nasionalisme kepada anak-anak.
“Gerak jalan ini bukan hanya persoalan menang atau kalah. Yang paling penting bagaimana anak-anak dapat belajar disiplin, menjaga kekompakan dan bersama-sama memeriahkan HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia,” ujarnya.
Ia juga mengajak peserta menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum mengenang perjuangan para pahlawan dan memperkuat kecintaan terhadap bangsa.
“Semoga dari kegiatan ini tumbuh semangat anak-anak untuk terus belajar, menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif,” katanya.
Pelajar belajar disiplin dan kerja sama
Setelah pelepasan peserta pertama, barisan sekolah bergerak secara bergantian menyusuri rute perlombaan. Para pemimpin regu memberikan aba-aba, sedangkan guru dan pendamping membantu menjaga keteraturan barisan.
Bagi para pelajar, gerak jalan menjadi pengalaman untuk melatih konsentrasi dan kepatuhan terhadap instruksi. Mereka juga belajar bekerja sama serta bertanggung jawab menjaga kekompakan kelompok.
Antusiasme warga membuat suasana perlombaan semakin ramai. Tepuk tangan dan sorakan terdengar ketika barisan peserta melintas di hadapan masyarakat yang berdiri di sepanjang jalur.
Gerak jalan ikut menggerakkan UMKM
Keramaian acara juga dimanfaatkan sejumlah pedagang kecil dan pelaku UMKM untuk berjualan di sekitar lokasi. Mereka menawarkan makanan, minuman, dan berbagai kebutuhan ringan kepada peserta maupun penonton.
Aktivitas tersebut memberikan peluang tambahan bagi pelaku usaha kecil untuk memperoleh penghasilan dari meningkatnya keramaian selama perlombaan.
Dengan demikian, Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 RI di Pasongsongan tidak sekadar menjadi kegiatan untuk memeriahkan hari kemerdekaan. Agenda tersebut sekaligus mempertemukan pendidikan karakter, nasionalisme, kebersamaan masyarakat, dan aktivitas ekonomi lokal.
Semangat kemerdekaan di Pasongsongan pun terlihat melalui keterlibatan berbagai kalangan, mulai dari pelajar, guru, orang tua, warga hingga pelaku UMKM.


