Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Saham BUMN di Whoosh Dialihkan ke Kemenkeu, Purbaya Siapkan 2 Entitas SMV

Saham BUMN di Whoosh akan dialihkan ke Kemenkeu pada September 2026. Purbaya menyiapkan dua entitas SMV untuk menampung saham tersebut.

menteri keuangan purbaya siapkan entitas smv untuk saham whoosh
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan dua entitas SMV untuk menampung saham BUMN di Whoosh. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Struktur kepemilikan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) akan berubah setelah seluruh 60 persen saham milik konsorsium BUMN PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) direncanakan dialihkan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pemerintah telah menyiapkan dua entitas Special Mission Vehicle (SMV) untuk menampung saham tersebut. Proses pengalihan saham PSBI ditargetkan selesai pada September 2026.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menyelesaikan persoalan pendanaan dan tata kelola proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Enam fakta pengalihan saham Whoosh

PSBI merupakan konsorsium yang terdiri atas empat BUMN, yakni PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero).

Adapun 40 persen saham KCIC lainnya dimiliki konsorsium asal China, Beijing Yawan HSR Co. Ltd.

1. PSBI tidak lagi diperlukan

Pengalihan seluruh saham PSBI ke Kemenkeu membuat konsorsium tersebut tidak lagi dibutuhkan dalam struktur kepemilikan Whoosh.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria membenarkan rencana tersebut saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

“Iya (tidak diperlukan lagi), konsorsium kita kan. Iya, betul, dialihkan, dihibahkan,” kata Dony.

2. Saham dialihkan melalui skema hibah

Pengalihan saham PSBI dilakukan melalui skema hibah. Dony menyebut langkah tersebut ditujukan sebagai solusi definitif untuk menyelesaikan beban dan persoalan BUMN dalam proyek operasional Whoosh.

“Dialihkan dulu prosesnya, yang penting selesai. Ingin enggak selesai Whoosh ini kan? Kan bagus,” ungkap Dony.

3. Ditargetkan rampung September

Pemindahtanganan saham PSBI kepada Kemenkeu ditargetkan selesai sepenuhnya pada bulan depan atau September 2026.

“Iya, September,” ujar Dony.

4. Saham eks-PSBI ditampung SMV

Setelah dialihkan, saham KCIC yang sebelumnya dimiliki PSBI akan ditampung oleh entitas Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kemenkeu.

SMV tersebut diproyeksikan tidak sekadar menampung kepemilikan saham, tetapi juga mengambil alih peran pengelola sekaligus operator proyek Whoosh.

5. Kemenkeu siapkan dua entitas

Purbaya mengonfirmasi pemerintah telah menyiapkan dua entitas SMV untuk menerima pengalihan porsi saham PSBI.

Namun, Menteri Keuangan belum mengungkapkan nama kedua entitas tersebut.

“Ada dua, pokoknya cukup, uangnya cukup,” ujar Purbaya di Gedung Kemenkeu, Jakarta Pusat.

6. Diharapkan memberi kepastian struktur permodalan

Pengalihan kepemilikan saham tersebut diharapkan memberikan kepastian terhadap struktur permodalan proyek Kereta Cepat Whoosh.

Langkah itu juga diarahkan untuk menjaga keberlanjutan operasional Whoosh dalam jangka panjang dengan struktur pengelolaan di bawah kendali fiskal pemerintah pusat.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi PEWARTA
Redaksi PEWARTA
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Saham BUMN di Whoosh Dialihkan ke Kemenkeu, Purbaya Siapkan 2 Entitas SMV
  • Saham BUMN di Whoosh Dialihkan ke Kemenkeu, Purbaya Siapkan 2 Entitas SMV
  • Saham BUMN di Whoosh Dialihkan ke Kemenkeu, Purbaya Siapkan 2 Entitas SMV
  • Saham BUMN di Whoosh Dialihkan ke Kemenkeu, Purbaya Siapkan 2 Entitas SMV
  • Saham BUMN di Whoosh Dialihkan ke Kemenkeu, Purbaya Siapkan 2 Entitas SMV
  • Saham BUMN di Whoosh Dialihkan ke Kemenkeu, Purbaya Siapkan 2 Entitas SMV