Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim Mahasiswa Undip Raih Tiga Penghargaan di MBPC 2026, Jadi Juara 3 Nasional

Tim mahasiswa Undip raih tiga penghargaan MBPC 2026: Juara 3 Nasional, Best Proposal, dan Best Presentation lewat bisnis berkelanjutan.

tim mahasiswa undip raih tiga penghargaan mbpc 2026
Tim mahasiswa Undip meraih Juara 3 Nasional, Best Proposal, dan Best Presentation pada MBPC 2026. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Tim mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) mencatat prestasi dalam MEGAMIC Business Plan Competition (MBPC) 2026. Mereka berhasil membawa pulang tiga penghargaan sekaligus, yakni Juara 3 Nasional, Best Proposal, dan Best Presentation.

Pencapaian tersebut diraih pada Grand Final MBPC 2026 yang berlangsung di Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Semarang, Selasa, 21 Juli 2026. Gagasan yang dipresentasikan mengusung pemanfaatan limbah industri kelapa sawit untuk dikembangkan menjadi produk pet care biodegradable bernilai tambah.

Tiga penghargaan tersebut diraih melalui mekanisme penilaian yang berbeda. Best Proposal diberikan kepada peserta dengan skor proposal tertinggi, sementara Best Presentation ditentukan berdasarkan nilai presentasi terbaik saat Grand Final.

Adapun penentuan juara utama menggunakan gabungan 30 persen nilai proposal dan 70 persen nilai presentasi Grand Final. Hasil tersebut membuat tim Undip tidak hanya masuk tiga besar secara nasional, tetapi juga memperoleh nilai tertinggi pada dua tahapan penting kompetisi.

Tim lintas disiplin mahasiswa Undip

Tim Undip dipimpin Rafa Tamlikha Efendi, mahasiswa S1 Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip angkatan 2025. Ia bekerja bersama Bayu Saputra dari S1 Kimia Fakultas Sains dan Matematika (FSM) angkatan 2024 serta Damai Christi Aritonang dari S1 Manajemen FEB Undip angkatan 2024.

Perbedaan bidang studi tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan gagasan bisnis. Masing-masing anggota memberikan kontribusi dari sisi pengembangan produk dan operasional, analisis pasar serta pemasaran, hingga penyusunan perencanaan bisnis dan perhitungan kelayakan finansial.

MBPC 2026 sendiri merupakan salah satu rangkaian kegiatan MEGAMIC yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen FEB UNISSULA. Kompetisi tersebut mengangkat tema “Creating Innovative and Competitive Business Ideas for Future Opportunities”.

Melalui kompetisi ini, mahasiswa ditantang menyusun sekaligus mempresentasikan rencana bisnis yang memiliki unsur inovasi, solusi terhadap persoalan, nilai guna, serta daya saing.

Mengolah limbah menjadi produk bernilai tambah

Ide yang dikembangkan tim Undip berawal dari persoalan pemanfaatan hasil samping industri yang belum optimal. Dari persoalan tersebut, mereka merancang konsep pasir kucing biodegradable yang memanfaatkan limbah industri kelapa sawit.

Konsep tersebut menggunakan pendekatan ekonomi sirkular dengan menggabungkan kepentingan lingkungan dan peluang pengembangan bisnis. Produk menjadi salah satu bagian dari rancangan yang lebih luas karena tim juga menyusun keseluruhan model bisnisnya.

Rancangan tersebut mencakup pemetaan pasar, kajian kompetitor, strategi pemasaran, operasional, model bisnis, proyeksi keuangan, analisis investasi, keberlanjutan, hingga rencana pengembangan dan komersialisasi.

Aspek-aspek tersebut juga berkaitan dengan komponen penilaian dalam tahap proposal. Peserta antara lain dinilai berdasarkan kreativitas dan orisinalitas gagasan, relevansi masalah, kelayakan bisnis, Business Model Canvas, analisis pasar, strategi pemasaran, serta aspek finansial.

Peran akuntansi dalam menguji kelayakan bisnis

Sebagai mahasiswa Akuntansi, Rafa menangani sejumlah bagian penting dalam rancangan bisnis. Fokusnya meliputi model bisnis, proyeksi keuangan, analisis investasi, kelayakan finansial, dan strategi keberlanjutan.

Perspektif akuntansi dalam pengembangan gagasan tersebut tidak sebatas pengolahan angka. Perhitungan digunakan untuk melihat apakah inovasi yang ditawarkan memiliki dasar ekonomi yang memadai untuk dikembangkan sebagai sebuah usaha.

Tim melakukan analisis terhadap struktur biaya dan harga pokok, proyeksi laba rugi dan arus kas, titik impas, tingkat pengembalian investasi, nilai investasi, periode pengembalian modal, hingga sensitivitas terhadap perubahan asumsi bisnis.

Sementara itu, angka dan asumsi internal tidak dipublikasikan karena masih menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha.

“Dalam kompetisi bisnis, inovasi tidak cukup hanya terdengar menarik. Ide juga harus mampu menjawab siapa konsumennya, bagaimana struktur biayanya, apakah investasi tersebut layak, dan bagaimana bisnis tetap bertahan ketika asumsi berubah. Di situlah perspektif akuntansi membantu kami menerjemahkan inovasi menjadi keputusan bisnis yang lebih terukur,” kata Rafa.

Bayu mengambil peran pada pengembangan produk, operasional, dan teknologi. Adapun Damai berfokus pada kajian pasar, kompetitor, serta strategi pemasaran.

Pembagian tugas tersebut memungkinkan gagasan diuji dari berbagai sudut. Tim tidak hanya mempertimbangkan kemungkinan pengembangan produk, tetapi juga kebutuhan pasar dan kelayakan model bisnis untuk diterapkan.

Presentasi 20 menit dan sesi tanya jawab 15 menit

Setelah melewati tahap seleksi proposal, tim Undip melaju ke Grand Final yang digelar secara luring di UNISSULA Semarang pada 21 Juli 2026. Para finalis diberikan waktu 20 menit untuk mempresentasikan gagasan dan 15 menit berikutnya untuk menjawab pertanyaan dewan juri.

Penilaian pada babak tersebut mencakup sejumlah aspek, bukan sekadar kemampuan menyampaikan materi melalui presentasi. Orisinalitas dan inovasi ide memiliki bobot 25 persen, kelayakan implementasi 20 persen, penguasaan materi 15 persen, kemampuan menjawab pertanyaan 10 persen, dan kerja sama tim 10 persen.

Selain itu, kualitas media presentasi dan aspek manajemen waktu turut menjadi bagian dari penilaian Grand Final.

Hasil keseluruhan penilaian kemudian mengantarkan tim Undip meraih tiga penghargaan. Best Proposal menjadi gambaran kekuatan rancangan bisnis pada tahap tertulis, sedangkan Best Presentation menunjukkan kemampuan tim menyampaikan sekaligus mempertahankan gagasan di hadapan juri.

Kedua penghargaan tersebut kemudian dilengkapi dengan posisi Juara 3 Nasional berdasarkan akumulasi nilai proposal dan presentasi sesuai mekanisme kompetisi.

Kolaborasi tiga bidang ilmu

Prestasi tersebut menjadi pengalaman bagi tim bahwa pengembangan inovasi berkelanjutan membutuhkan kolaborasi dari berbagai disiplin ilmu. Pengembangan teknologi perlu berjalan beriringan dengan pemahaman pasar, perhitungan keuangan, dan strategi penerapan agar gagasan tidak berhenti pada konsep.

Kolaborasi mahasiswa dari bidang Akuntansi, Kimia, dan Manajemen dalam MBPC 2026 memperlihatkan bagaimana persoalan lingkungan dapat didekati melalui perspektif kewirausahaan. Dalam gagasan tersebut, limbah ditempatkan sebagai sumber daya yang masih dapat dikembangkan menjadi produk bernilai melalui inovasi, perencanaan bisnis, dan prinsip ekonomi sirkular.

Tentang MEGAMIC Business Plan Competition 2026

MEGAMIC Business Plan Competition 2026 merupakan kompetisi rencana bisnis tingkat nasional yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Kompetisi tersebut terdiri atas tahap seleksi proposal dan Grand Final presentasi. Pesertanya merupakan mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dengan tema “Creating Innovative and Competitive Business Ideas for Future Opportunities”.

Pilihan Redaksi:
SHARE: Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Tim Mahasiswa Undip Raih Tiga Penghargaan di MBPC 2026, Jadi Juara 3 Nasional
  • Tim Mahasiswa Undip Raih Tiga Penghargaan di MBPC 2026, Jadi Juara 3 Nasional
  • Tim Mahasiswa Undip Raih Tiga Penghargaan di MBPC 2026, Jadi Juara 3 Nasional
  • Tim Mahasiswa Undip Raih Tiga Penghargaan di MBPC 2026, Jadi Juara 3 Nasional
  • Tim Mahasiswa Undip Raih Tiga Penghargaan di MBPC 2026, Jadi Juara 3 Nasional
  • Tim Mahasiswa Undip Raih Tiga Penghargaan di MBPC 2026, Jadi Juara 3 Nasional