4 Anggota Batalyon Eden Sawi Tewas dalam Baku Tembak di Yahukimo, 6 Orang Diamankan
![]() |
| Satgas Operasi Damai Cartenz terlibat baku tembak dengan kelompok Batalyon Eden Sawi di Yahukimo. (Ilustrasi/Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Empat orang yang diduga merupakan bagian dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo Batalyon Eden Sawi tewas dalam kontak senjata dengan personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kantor KPU Lama, Jalan Miyaro, setelah aparat menerima informasi mengenai rencana konsolidasi pasukan Batalyon Eden Sawi di sebuah rumah persinggahan di wilayah tersebut.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Yusuf Sutejo mengatakan aparat kemudian bergerak ke lokasi untuk menindaklanjuti informasi hasil penyidikan tersebut.
Baku tembak di kawasan Kantor KPU Lama
Personel gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 16.35 WIT. Ketika memasuki area, mereka mendapat gangguan tembakan dari kelompok yang diduga merupakan pasukan Batalyon Eden Sawi.
“Saat personel tiba di lokasi, terjadi gangguan tembakan dari kelompok yang diduga merupakan pasukan Batalyon Eden Sawi. Personel sudah memberikan tembakan peringatan, namun penembakan masih berlangsung. Sehingga kemudian dilakukan tindakan tegas dan terukur,” kata Yusuf, Rabu (2/9/2026).
Menurut kepolisian, tembakan peringatan ke udara diberikan setelah kelompok tersebut tetap melakukan penembakan. Sejumlah orang kemudian terlihat melarikan diri ke arah hutan sambil membawa senjata api dan masih melepaskan tembakan ke arah personel.
Aparat selanjutnya merespons dengan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur. Dalam kejadian itu, empat orang yang diduga anggota Batalyon Eden Sawi tewas.
Keempat jenazah dievakuasi ke RSUD Dekai untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi lebih lanjut.
Tiga jenazah telah teridentifikasi
Hasil identifikasi awal menunjukkan tiga dari empat jenazah diketahui berinisial EH alias E, YK alias LY, dan M. Sementara satu jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.
“Berdasarkan hasil identifikasi awal, tiga dari empat jenazah diketahui berinisial EH alias E, YK alias LY, dan M. Sementara identitas satu jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi,” ujarnya.
Untuk memastikan identitas secara lebih akurat, tim investigasi Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 juga melakukan face registration atau pencocokan data wajah.
“Tim investigasi Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 juga melakukan face registration atau pencocokan data wajah untuk memastikan identitas secara lebih akurat,” lanjut Yusuf.
Senjata dan enam orang diamankan
Setelah kontak senjata, tim gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Barang bukti yang ditemukan terdiri atas satu pucuk senjata api rakitan laras panjang, 11 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, serta tiga unit telepon seluler.
Selain barang bukti, petugas juga mengamankan enam orang dari sekitar lokasi yang diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok Batalyon Eden Sawi.
Keenam orang tersebut masing-masing berinisial BK, PM, DH, NJK, PA, dan AS. Mereka selanjutnya dibawa ke Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami identitas, aktivitas, peran, serta kemungkinan keterkaitan masing-masing dengan kelompok bersenjata tersebut.
“Enam orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan. Kami masih mendalami identitas, aktivitas, peran, dan keterkaitan masing-masing. Jadi, prosesnya masih berjalan dan kami tidak akan terburu-buru menyimpulkan status mereka sebelum pemeriksaan selesai,” pungkas Yusuf.
