Hujan Abu Vulkanik Saat Konser Band Kotak di Bukittinggi, Diduga Dampak Erupsi Gunung Marapi
![]() |
| Hujan abu vulkanik diduga terjadi saat festival musik di Bukittinggi yang menampilkan band Kotak pada 26 September 2026. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Momen yang diduga sebagai hujan abu vulkanik terekam saat festival musik Highland Fest 2026 di Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (26/9/2026). Peristiwa itu terjadi ketika band Kotak tampil dan diduga berkaitan dengan erupsi Gunung Marapi pada malam yang sama.
Salah satu video dibagikan melalui akun Instagram @qoycahayuyb. Dalam rekaman tersebut, butiran kecil tampak berjatuhan di tengah penonton ketika pertunjukan berlangsung.
Abu terlihat menempel pada pakaian dan rambut penonton
Pengunggah menyebut awalnya tidak langsung menyadari bahwa butiran tersebut diduga merupakan abu vulkanik. Material berwarna gelap itu terlihat menempel pada bagian bahu pakaian dan rambut sejumlah penonton.
“Hujan abu vulkanik di konser Highland Fest Bukittinggi,” tulis pemilik akun dalam keterangannya, dikutip Minggu (27/9/2026).
Ia juga menceritakan sempat mengira butiran yang menempel pada penonton sebagai ketombe karena baru terlihat ketika diamati lebih dekat.
“Ngeliat d bahu n rambut orang lain saat konser, udah suudzon tipis kirain ketombe, tapi kok hitam?!,” ungkapnya.
Setelah diperiksa, pengunggah menyebut butiran tersebut diduga merupakan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Marapi. Ia menyatakan kejadian itu berlangsung sekitar pukul 23.02 WIB.
“Ternyata abu vulkanik efek dari erupsi Gunung Marapi ditengah konser Kotak Band pada Highland Fest 2026 di lapangan Wirabraja Kota Bukittinggi,” tutur pengunggah.
Netizen lain merekam kejadian serupa
Momen serupa juga dibagikan pengguna Instagram @hey.piaaa_. Dalam video yang diunggahnya, terdengar seruan bahwa material yang jatuh di lokasi konser merupakan hujan abu.
“Abu ya Allah hujan abu, erupsi ya?,” kata dia dalam video.
Pada keterangan unggahannya, ia juga mengaitkan kejadian tersebut dengan erupsi Gunung Marapi saat penampilan Kotak di Bukittinggi.
“Yaa Allah erupsi kah? Pas penampilan Kotak Konser di Bukittinggi,” tambahnya.
Gunung Marapi erupsi pada malam yang sama
Gunung Marapi di Sumatera Barat dilaporkan mengalami erupsi pada Sabtu (26/9/2026) pukul 21.40 WIB. Erupsi tersebut kemudian memicu hujan abu vulkanik di sejumlah wilayah Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi.
Di wilayah Agam, sebaran abu disebut mencapai Sungai Pua, Lasi, Canduang, Bukik Batabuah, hingga Ampek Angkek.
Gunung Marapi yang memiliki ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) dilaporkan memuntahkan lava pijar dari kawah yang disusul kepulan abu vulkanik tebal. Aktivitas tersebut terekam kamera CCTV Pusdalops BPBD Kabupaten Tanah Datar dan Bukittinggi.
Sementara itu, ketinggian kolom abu tidak dapat diamati secara langsung dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) karena kondisi malam yang tertutup kabut. Berdasarkan laporan petugas, ketinggian abu letusan mencapai sekitar 2.000 meter.
Peristiwa hujan abu yang terekam saat konser berlangsung pun menjadi perhatian setelah sejumlah penonton membagikan pengalaman mereka melalui media sosial.
