Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kanada Siapkan Bantuan 100 Juta Dolar untuk Palestina, Soroti Krisis Gaza dan Permukiman Israel

Kanada menyiapkan bantuan 100 juta dolar untuk Palestina, termasuk bantuan kemanusiaan Gaza dan dukungan keamanan di Tepi Barat.

mark carney menyampaikan bantuan kanada untuk palestina di pbb
Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyampaikan dukungan negaranya untuk Palestina. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Kanada menyiapkan bantuan baru senilai 100 juta dolar Kanada untuk warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Paket tersebut mencakup 80 juta dolar Kanada untuk bantuan kemanusiaan dan 20 juta dolar Kanada untuk program pembangunan serta dukungan keamanan.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengumumkan bantuan tersebut di sela-sela Sidang Umum PBB di New York pada Selasa (22/9/2026). Dana pembangunan antara lain akan digunakan untuk mendukung pelatihan kepolisian Palestina di Tepi Barat dan membuka kemungkinan perluasan program tersebut ke Gaza apabila kondisi memungkinkan.

Carney mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya Kanada membantu terciptanya solusi dua negara. Ia juga menyoroti kondisi kemanusiaan di Gaza yang masih mengalami penderitaan berat.

“Penderitaan manusia yang luar biasa terus berlanjut,” kata Carney.

Bantuan kemanusiaan dan pelatihan kepolisian

Dari total bantuan baru tersebut, 80 juta dolar Kanada dialokasikan untuk kebutuhan kemanusiaan. Sementara 20 juta dolar Kanada lainnya diarahkan untuk pendanaan pembangunan dan inisiatif keamanan.

Program keamanan itu mencakup tambahan pendanaan untuk proyek pelatihan kepolisian Palestina yang telah berjalan selama beberapa tahun. Kanada juga menyatakan kesiapan memperluas dukungan pelatihan tersebut ke Gaza apabila kondisi keamanan memungkinkan.

Carney mengatakan Kanada akan terus mendukung pelatihan pasukan keamanan Otoritas Palestina melalui Operation Proteus. Menurutnya, dukungan tersebut dapat diperluas ke Gaza ketika situasi memungkinkan.

Kanada sebelumnya telah menjanjikan lebih dari 600 juta dolar Kanada untuk bantuan bagi warga sipil Palestina sejak perang Israel-Gaza dimulai pada Oktober 2023.

Kanada soroti permukiman Israel

Selain bantuan, Carney kembali menyoroti perkembangan pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki, termasuk proyek E1.

Kanada bersama sejumlah negara sebelumnya telah menyatakan akan mengambil langkah pembatasan perdagangan terhadap barang yang berasal dari permukiman Israel yang dinilai ilegal berdasarkan hukum internasional.

Pada 8 September, Kanada, Denmark, Finlandia, Prancis, Islandia, Irlandia, Norwegia, Polandia, Portugal, Spanyol, Swedia, dan Inggris menyatakan niat untuk memperkenalkan atau mendukung pembatasan perdagangan terhadap produk dari permukiman tersebut.

Carney juga menyebut perluasan permukiman di Tepi Barat, termasuk proyek E1, sebagai ancaman terhadap prospek solusi dua negara. Pemerintah Kanada menilai pembangunan di kawasan tersebut berpotensi mengganggu kemungkinan terbentuknya negara Palestina yang berkelanjutan.

Tender 3.401 unit di kawasan E1

Sorotan Kanada muncul ketika Israel melanjutkan proses pembangunan permukiman di kawasan E1.

Menurut laporan Reuters, Israel menambahkan tender untuk 2.167 unit hunian di proyek tersebut. Tambahan itu membuat jumlah unit yang telah ditawarkan dalam skema E1 mencapai 3.401 unit. Tender tambahan tersebut dijadwalkan dibuka pada 25 Oktober.

Kawasan E1 berada di antara Yerusalem Timur dan permukiman Maale Adumim. Rencana pembangunan di wilayah tersebut telah lama mendapat penolakan dari pihak Palestina dan sejumlah negara karena dinilai dapat memengaruhi keterhubungan wilayah Tepi Barat.

Pemerintah Kanada bersama Prancis dan Inggris sebelumnya menyatakan bahwa perluasan permukiman serta proyek E1 menjadi ancaman terhadap solusi dua negara. Ketiga negara juga menegaskan dukungan terhadap Israel dan Palestina untuk hidup berdampingan secara aman melalui penyelesaian yang dinegosiasikan.

Carney tegaskan dukungan terhadap solusi dua negara

Di tengah perkembangan tersebut, Carney menegaskan kembali dukungan Kanada terhadap solusi dua negara sebagai kerangka penyelesaian konflik Israel-Palestina.

Dalam pertemuannya dengan Raja Yordania Abdullah II di New York, Carney juga membahas krisis kemanusiaan di Gaza, perluasan permukiman dan meningkatnya kekerasan di Tepi Barat. Keduanya menekankan pentingnya melindungi warga sipil, mencegah eskalasi lebih lanjut, dan menjaga stabilitas kawasan.

Carney sebelumnya menyatakan bahwa prospek solusi dua negara masih menghadapi tantangan serius. Kanada menilai perluasan permukiman di Tepi Barat menjadi salah satu perkembangan yang dapat semakin memperumit upaya mencapai penyelesaian tersebut.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi PEWARTA
Redaksi PEWARTA
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Kanada Siapkan Bantuan 100 Juta Dolar untuk Palestina, Soroti Krisis Gaza dan Permukiman Israel
  • Kanada Siapkan Bantuan 100 Juta Dolar untuk Palestina, Soroti Krisis Gaza dan Permukiman Israel
  • Kanada Siapkan Bantuan 100 Juta Dolar untuk Palestina, Soroti Krisis Gaza dan Permukiman Israel
  • Kanada Siapkan Bantuan 100 Juta Dolar untuk Palestina, Soroti Krisis Gaza dan Permukiman Israel
  • Kanada Siapkan Bantuan 100 Juta Dolar untuk Palestina, Soroti Krisis Gaza dan Permukiman Israel
  • Kanada Siapkan Bantuan 100 Juta Dolar untuk Palestina, Soroti Krisis Gaza dan Permukiman Israel