Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prabowo Ungkap 700 BUMN Akan Ditutup hingga Akhir 2026, Tersisa 200-250 Perusahaan

Prabowo mengungkap 700 BUMN akan ditutup hingga akhir 2026, sehingga perusahaan pelat merah diperkirakan tersisa 200-250.

presiden prabowo ungkap rencana penutupan ratusan bumn
Presiden Prabowo Subianto mengungkap rencana penutupan ratusan BUMN hingga akhir 2026. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Pemerintah berencana kembali menutup sedikitnya 700 Badan Usaha Milik Negara atau BUMN hingga 31 Desember 2026. Presiden Prabowo Subianto menyebut langkah tersebut akan membuat jumlah BUMN yang dipertahankan pemerintah diperkirakan tinggal sekitar 200-250 perusahaan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Menurut Prabowo, pemerintah sebelumnya telah menutup 290 BUMN yang dianggap tidak menguntungkan, memiliki kinerja buruk, atau mengalami kerugian. Dari langkah tersebut, pemerintah disebut berhasil menghemat anggaran negara hingga Rp50 triliun.

“Dalam kurang dua tahun pemerintahan yang saya pimpin, kita telah menutup 290 BUMN yang tidak menguntungkan, yang tidak punya kinerja baik, yang rugi kita tutup 290 BUMN. Dengan 290 BUMN kita telah menghemat Rp50 triliun,” kata Prabowo.

Penutupan 700 BUMN hingga akhir 2026

Prabowo mengatakan proses perampingan BUMN belum berhenti. Pemerintah menargetkan sedikitnya 700 perusahaan kembali ditutup hingga penghujung 2026.

“Dan pemerintah yang saya pimpin, 31 Desember 2026 kami akan menutup lagi paling sedikit 700 lagi yang akan kami tutup. Jadi nanti hanya tinggal mungkin 250 BUMN. Tinggal 200-250,” ujarnya.

Dengan rencana tersebut, jumlah BUMN akan jauh lebih sedikit dibandingkan sebelumnya. Prabowo menempatkan langkah itu sebagai bagian dari kebijakan efisiensi pengelolaan perusahaan milik negara.

Target hemat Rp100 triliun dari overhead

Selain mengurangi jumlah perusahaan, pemerintah juga membidik penghematan dari biaya operasional BUMN. Prabowo menargetkan efisiensi hingga Rp100 triliun dari pengeluaran rutin atau overhead, termasuk gaji direksi dan komisaris.

“Berarti harapan saya kita bisa menghemat Rp100 triliun dari overhead, dari biaya rutin, gaji direksi, gaji komisaris,” kata Prabowo.

Ia juga menyampaikan bahwa penghematan dilakukan di berbagai sektor pemerintahan, bukan hanya melalui restrukturisasi BUMN.

Menurut Prabowo, total penghematan pemerintah saat ini telah mendekati Rp300 triliun per tahun. Dana hasil efisiensi tersebut, kata dia, akan dialihkan untuk program yang ditujukan langsung kepada masyarakat.

“Penghematan kita di berbagai bidang sudah mendekati tiap tahun lebih dari Rp200 triliun, mendekati Rp300 triliun tiap tahun. Uang inilah yang kita alihkan, yang kita gelontorkan sebesar-besarnya langsung ke rakyat. Ini yang kita pakai, Saudara-saudara sekalian,” pungkasnya.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi PEWARTA
Redaksi PEWARTA
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Prabowo Ungkap 700 BUMN Akan Ditutup hingga Akhir 2026, Tersisa 200-250 Perusahaan
  • Prabowo Ungkap 700 BUMN Akan Ditutup hingga Akhir 2026, Tersisa 200-250 Perusahaan
  • Prabowo Ungkap 700 BUMN Akan Ditutup hingga Akhir 2026, Tersisa 200-250 Perusahaan
  • Prabowo Ungkap 700 BUMN Akan Ditutup hingga Akhir 2026, Tersisa 200-250 Perusahaan
  • Prabowo Ungkap 700 BUMN Akan Ditutup hingga Akhir 2026, Tersisa 200-250 Perusahaan
  • Prabowo Ungkap 700 BUMN Akan Ditutup hingga Akhir 2026, Tersisa 200-250 Perusahaan
ad banner 160x600 px pewartacoid
ad banner 160x600 px pewartacoid