Usai Serangan Drone Besar di Moskow, Rusia Gencarkan Serangan Balasan ke Ukraina
![]() |
| Serangan Rusia menghantam sejumlah wilayah Ukraina setelah serangan drone besar menyasar Moskow. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Rusia melancarkan serangkaian serangan menggunakan rudal, drone, dan artileri ke berbagai wilayah Ukraina setelah Moskow sebelumnya dihantam serangan drone besar. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan dan melukai warga sipil serta merusak sejumlah fasilitas dan infrastruktur.
Dalam salah satu serangan terbesar ke Moskow, Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan sedikitnya 450 drone yang mengarah ke ibu kota Rusia berhasil ditembak jatuh. Serangan itu disebut menjadi salah satu serangan udara paling masif yang menargetkan Moskow.
Melansir Al Jazeera, Senin (21/9/2026), Angkatan Udara Ukraina melaporkan gelombang serangan besar yang berlangsung semalaman. Serangan tersebut melibatkan 174 pesawat nirawak dari berbagai wilayah Rusia dan Semenanjung Krimea yang dianeksasi Rusia, serta dua rudal antikapal Zircon yang diluncurkan dari Kursk.
Angkatan Udara Ukraina menyatakan sistem pertahanan mereka berhasil mencegat atau mengacaukan 141 target. Penembakan tercatat di 15 lokasi, sementara puing-puing dari serangan jatuh di sembilan lokasi lainnya.
"Rudal musuh antikapal Zircon tidak mencapai sasaran," demikian pernyataan Angkatan Udara Ukraina melalui Telegram.
Serangan menyasar sejumlah wilayah Ukraina
Di Kharkiv, Gubernur Oleh Syniehubov melaporkan serangan Rusia mengenai 14 permukiman. Lima orang tewas dan 15 lainnya terluka dalam rangkaian serangan tersebut.
Kerusakan berat juga dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, termasuk Balakliya dan Lypkuvativka.
Serangan berikutnya terjadi di Kherson yang mencakup 25 permukiman. Menurut Gubernur Oleksandr Prokudin, tiga orang tewas dan lima lainnya terluka.
Serangan artileri di wilayah tersebut juga merusak gedung apartemen, rumah warga, menara telekomunikasi, serta jaringan pipa gas.
Dnipropetrovsk turut menjadi sasaran serangan. Kepala administrasi wilayah Oleksandr Ganzha mengatakan Rusia melancarkan lebih dari 10 serangan di empat area menggunakan drone, artileri, dan bom udara.
“Dua orang terluka. Musuh menyerang empat wilayah lebih dari 10 kali menggunakan pesawat nirawak, artileri, dan bom udara,” ujar Oleksandr Ganzha.
Serangan itu menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas, termasuk gudang di Dnipro, klinik rawat jalan di Pavlohrad, pusat perbelanjaan di Nikopol, serta rumah-rumah di Kryvyi Rih dan Synelnyky.
Kapal komersial di Laut Hitam ikut diserang
Kementerian Pertahanan Rusia juga mengklaim pasukannya menggunakan drone intai serang Geran-4 Seeker untuk menyerang dua kapal komersial di Laut Hitam.
Menurut klaim tersebut, sasaran yang diserang terdiri atas kapal kargo kering Ukraina yang sedang menuju Odesa dan kapal tanker yang tengah bersandar di pelabuhan Odesa. Rusia menyatakan kedua kapal membawa pasokan militer.
Serangkaian serangan tersebut memperlihatkan meluasnya sasaran dalam konflik, mulai dari wilayah permukiman dan fasilitas umum hingga infrastruktur serta pelayaran komersial di kawasan Laut Hitam.
