Dua Anggota KKB Ditangkap di Yahukimo, Diduga Terlibat Pembunuhan Warga Sipil
![]() |
| Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 melakukan penindakan terhadap dua orang yang diduga anggota KKB terkait sejumlah kasus kekerasan di Yahukimo, Papua Pegunungan. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menindak dua orang yang diduga terafiliasi dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua Pegunungan, terkait dugaan keterlibatan mereka dalam pembunuhan warga sipil berinisial A (46).
Dalam operasi di Jalan Seradala, Yahukimo, Selasa (13/10/2026) pagi, satu orang dilaporkan tewas, sedangkan seorang lainnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, mengidentifikasi kedua orang tersebut sebagai AD alias YH dan EH. Menurutnya, petugas menghadapi perlawanan ketika hendak melakukan penangkapan sehingga melakukan penindakan menggunakan senjata api.
“Karena pelaku melakukan perlawanan pada saat akan ditangkap, dua orang berhasil kita lumpuhkan dengan cara memberikan tindakan tegas dan terukur,” kata Yusuf, Rabu (14/10/2026).
Satu terduga tewas, satu lainnya dirawat
Yusuf menjelaskan, EH meninggal dunia di lokasi kejadian setelah penindakan berlangsung. Jenazahnya kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
Sementara itu, AD alias YH dibawa ke RSUD Dekai untuk menjalani penanganan medis sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Keduanya disebut terafiliasi dengan KKB wilayah Yahukimo, Kodap XVI Batalyon Yamue yang dipimpin Kopitua Heluka.
Diduga terlibat pembunuhan warga saat bongkar sembako
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang disampaikan Yusuf, AD alias YH dan EH diduga terlibat dalam pembunuhan A (46) pada Minggu (11/10/2026).
Korban diserang ketika sedang menurunkan muatan sembako dari sebuah truk di kawasan Ruko Blok B, Dekai. Serangan tersebut menyebabkan korban mengalami luka tusuk di bagian punggung hingga meninggal dunia.
Penyidik juga mengaitkan kedua orang itu dengan sejumlah kasus kekerasan lain di Yahukimo. Yusuf menyebut EH masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait pembunuhan Yonathan Arruan dan Asri Obet pada 30 April 2023 di Jalan Statistik, Dekai.
“Sementara AD alias YH diduga terlibat dalam aksi pembunuhan terhadap seorang pendulang bernama Saharuddin di area Kali Momo pada 5 April 2025,” ucapnya.
Dugaan keterlibatan dalam kasus-kasus tersebut menjadi bagian dari penyidikan yang dilakukan aparat. Keterangan mengenai peran masing-masing tetap perlu ditindaklanjuti melalui proses hukum.
Empat orang lainnya turut diamankan
Selain AD alias YH dan EH, petugas juga mengamankan empat orang lainnya untuk diperiksa lebih lanjut. Mereka masing-masing berinisial T.W. (38), E.H. (21), B.H. (17), dan P.G. (21).
Yusuf mengatakan, penyidik masih mendalami peran keempat orang tersebut untuk mengetahui apakah mereka memiliki keterkaitan dengan rangkaian tindak kekerasan yang terjadi di Kabupaten Yahukimo.
“Saat ini, keempat orang ini sedang kita dalami perannya masing-masing, apakah terkait dengan tindak kekerasan yang selama ini terjadi di Kabupaten Yahukimo,” tuturnya.
Sejumlah senjata dan amunisi disita
Dalam operasi tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penanganan perkara. Barang yang disita meliputi 12 anak panah, 15 batang bambu, empat parang, satu katapel, satu kalung bermotif Bintang Kejora, satu pisau, satu tas noken, serta lima butir amunisi kaliber 5,56 milimeter.
Seluruh barang bukti telah diamankan untuk mendukung proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Aparat akan mendalami temuan tersebut bersama pemeriksaan terhadap orang-orang yang diamankan.
“Selanjutnya, seluruh barang bukti diamankan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tutup Yusuf.
Satgas Operasi Damai Cartenz menyatakan penindakan ini berkaitan dengan upaya mengusut dugaan pembunuhan warga sipil dan kasus kekerasan lain di Yahukimo. Penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing pihak serta hubungan barang bukti yang disita dengan perkara yang sedang ditangani.
