Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Legenda Singapura Noh Alam Shah Kagumi Patriotisme Timnas Indonesia usai Bantai Bangladesh 9-2

Noh Alam Shah memuji patriotisme Timnas Indonesia saat menang 9-2 atas Bangladesh dan menilai mentalitas pemain jadi kunci ke final.

Noh Alam Shah puji patriotisme Timnas Indonesia
Legenda sepak bola Singapura Noh Alam Shah memuji perjuangan Timnas Indonesia saat mengalahkan Bangladesh 9-2 di SUGBK. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Legenda sepak bola Singapura Noh Alam Shah memuji mentalitas dan patriotisme Timnas Indonesia saat mengalahkan Bangladesh 9-2 pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Menurut Noh, keberhasilan Indonesia mencetak dua gol pada menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan bukan sekadar hasil strategi. Ia melihat daya juang dan keinginan kuat para pemain membela negara menjadi faktor penting dalam keberhasilan skuad Garuda melaju ke final.

Noh Alam Shah kagumi patriotisme Timnas Indonesia

Noh Alam Shah menilai tidak mudah bagi sebuah tim mencetak dua gol hanya dalam waktu singkat, terlebih dalam kondisi pertandingan yang sangat menentukan.

Indonesia membutuhkan tambahan gol pada penghujung laga setelah Malaysia menang 6-0 atas Singapura. Situasi tersebut membuat Garuda harus mencetak dua gol lagi untuk unggul dari Malaysia dalam jumlah gol dan merebut posisi teratas Grup A.

“Bukan gampang ya mau cetak dua gol dalam 3 menit. Dan itu menunjukkan bagaimana patriotisme mereka dan kemauan mereka itu begitu tinggi,” kata Noh saat diwawancarai di kawasan SUGBK, Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Penilaian tersebut merujuk pada situasi dramatis yang dialami Indonesia pada akhir pertandingan. Kevin Diks mencetak gol pada menit ke-90+6 sebelum Mitchell Baker memastikan kemenangan 9-2 lewat gol pada menit ke-90+7.

Indonesia mengejar gol setelah hasil Malaysia diketahui

Pertandingan Indonesia dan Bangladesh berlangsung bersamaan dengan laga Malaysia melawan Singapura. Hasil pertandingan Malaysia membuat perjuangan Garuda menjadi semakin berat karena Indonesia harus menjaga produktivitas gol agar dapat melewati lawannya di klasemen Grup A.

Saat babak kedua berlangsung, Malaysia akhirnya menang 6-0 atas Singapura. Setelah Indonesia mencetak gol ketujuh melalui Luke Vickery pada menit ke-90 tetapi kemudian kebobolan, Garuda membutuhkan dua gol tambahan untuk memastikan posisi puncak grup.

Noh menilai kondisi tersebut membuat faktor mental menjadi sangat penting. Menurutnya, ketika target gol sudah diketahui, kemampuan pemain untuk terus berjuang menjadi penentu.

“Saat informasi sudah diterima bahwa kita harus cetak gol, itu sudah enggak punya strategi apa lagi. Itu sudah soal kemauan, siapa yang membesarkan negaranya. Pada hari itu, Indonesia menunjukkan mereka tim yang lebih baik, bukan dari strateginya, tapi kemauan besar untuk ke final,” ungkap Noh.

Perjuangan Indonesia berbuah tiket final

Kemenangan 9-2 atas Bangladesh membuat Indonesia finis di posisi pertama Grup A dengan tujuh poin. Garuda unggul dari Malaysia berkat jumlah gol yang dicetak sepanjang fase grup.

Pertandingan tersebut juga menjadi malam istimewa bagi Mitchell Baker. Penyerang Indonesia itu mencetak lima gol dalam satu pertandingan, sedangkan empat gol lainnya disumbangkan Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks.

Indonesia sempat unggul 6-1 pada babak pertama, tetapi pertandingan berubah menegangkan setelah kedua tim mencetak gol pada penghujung laga. Dua gol tambahan Indonesia di masa tambahan waktu akhirnya memastikan Garuda lolos ke partai final.

Noh yakin Indonesia bisa juara

Noh Alam Shah menilai mentalitas yang diperlihatkan Indonesia saat menghadapi Bangladesh dapat menjadi modal menghadapi pertandingan final.

Menurutnya, apabila skuad Garuda mampu kembali menunjukkan kemauan dan daya juang seperti pada pertandingan penentuan Grup A, peluang Indonesia untuk menjadi juara akan terbuka lebar.

“Makanya saya pikir kalau Indonesia bisa mengulang performa seperti itu Senin ini, tanpa ragu mereka akan menjuarai turnamen,” tutur Noh.

Indonesia selanjutnya akan menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10/2026). Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk menutup turnamen dengan gelar setelah melewati laga penentuan yang dramatis di fase grup.

Bagi Noh, keberhasilan Indonesia mencapai final tidak hanya ditentukan oleh susunan taktik di atas lapangan. Perjuangan mengejar gol hingga detik-detik terakhir menunjukkan aspek mental dan kemauan bertanding juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Garuda menuju partai puncak.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi PEWARTA
Redaksi PEWARTA
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Legenda Singapura Noh Alam Shah Kagumi Patriotisme Timnas Indonesia usai Bantai Bangladesh 9-2
  • Legenda Singapura Noh Alam Shah Kagumi Patriotisme Timnas Indonesia usai Bantai Bangladesh 9-2
  • Legenda Singapura Noh Alam Shah Kagumi Patriotisme Timnas Indonesia usai Bantai Bangladesh 9-2
  • Legenda Singapura Noh Alam Shah Kagumi Patriotisme Timnas Indonesia usai Bantai Bangladesh 9-2
  • Legenda Singapura Noh Alam Shah Kagumi Patriotisme Timnas Indonesia usai Bantai Bangladesh 9-2
  • Legenda Singapura Noh Alam Shah Kagumi Patriotisme Timnas Indonesia usai Bantai Bangladesh 9-2