Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Wanita Usai Dituduh Curi Amplop Hajatan di Jaksel

Polisi menyelidiki dugaan pengeroyokan AAN di Kalibata setelah dituduh mencuri amplop hajatan. Sejumlah saksi telah diperiksa.

polisi selidiki dugaan pengeroyokan wanita di kalibata
Ilustrasi penganiayaan terhadap wanita. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki dugaan pengeroyokan terhadap perempuan berinisial AAN yang sebelumnya dituduh mencuri amplop berisi uang dalam acara hajatan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

AAN telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan setelah diduga mengalami kekerasan dari sejumlah orang. Laporan itu kini ditangani Unit Kriminal Umum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan AAN datang ke kepolisian untuk melaporkan dugaan pengeroyokan yang dialaminya.

“Terkait kejadian tersebut, seorang perempuan berinisial AAN telah datang ke Polres Metro Jakarta Selatan dan melaporkan kejadian yang dialami, yaitu pengeroyokan,” kata Joko Adi, dikutip Jumat (2/10/2026).

Berawal dari tuduhan pencurian amplop

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 27 September 2026 di sekitar lokasi hajatan yang berada tidak jauh dari Stasiun Kalibata.

Berdasarkan keterangan yang diberitakan sejumlah media, AAN disebut baru selesai berolahraga dan sedang melintas di sekitar lokasi dengan mengenakan pakaian berwarna hitam ketika kemudian dituduh sebagai orang yang mengambil amplop berisi uang dari acara tersebut.

AAN kemudian diamankan oleh sejumlah orang dan diduga mengalami kekerasan. Dalam peristiwa tersebut, jilbab yang dikenakannya disebut sampai terlepas.

Kasus ini kemudian ramai di media sosial setelah beredar unggahan yang menceritakan dugaan intimidasi dan kekerasan terhadap perempuan tersebut.

Dugaan salah tuduh muncul setelah CCTV diperiksa

Persoalan semakin berkembang setelah rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi diperiksa.

Dari informasi yang diberitakan ANTARA, hasil pengecekan CCTV menunjukkan perempuan yang diduga menjadi korban pengeroyokan tersebut disebut bukan pelaku pencurian amplop.

Detikcom juga melaporkan bahwa pihak keluarga yang sebelumnya menuduh AAN kemudian membuat klarifikasi di media sosial dan menyampaikan permintaan maaf. Namun, proses hukum terkait dugaan pengeroyokan terhadap AAN tetap berjalan.

Informasi mengenai identitas pelaku pencurian yang sebenarnya masih menjadi bagian dari rangkaian peristiwa yang didalami polisi.

Sejumlah saksi telah diperiksa

Polisi saat ini tidak hanya menerima laporan AAN, tetapi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi sebagai bagian dari tahap penyelidikan.

AKP Joko Adi mengatakan beberapa saksi telah diundang untuk dimintai keterangan. Polisi juga masih akan memeriksa saksi lain yang dinilai berkaitan dengan perkara tersebut.

Laporan AAN tercatat dengan nomor LP/3870/IX/2026/SPKT/Polres Jakarta Selatan dan dilaporkan pada Minggu malam, 27 September 2026. Perkara tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan Unit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Polisi selanjutnya mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan apa yang terjadi di lokasi, termasuk dugaan pengeroyokan yang dilaporkan AAN serta pihak-pihak yang terlibat.

Penyelidikan tersebut dilakukan untuk memperoleh keterangan dan bukti yang diperlukan sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi PEWARTA
Redaksi PEWARTA
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Wanita Usai Dituduh Curi Amplop Hajatan di Jaksel
  • Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Wanita Usai Dituduh Curi Amplop Hajatan di Jaksel
  • Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Wanita Usai Dituduh Curi Amplop Hajatan di Jaksel
  • Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Wanita Usai Dituduh Curi Amplop Hajatan di Jaksel
  • Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Wanita Usai Dituduh Curi Amplop Hajatan di Jaksel
  • Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Wanita Usai Dituduh Curi Amplop Hajatan di Jaksel