Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Meninggal Diduga Dipukul Kakak Kelas, Polisi Lakukan Autopsi

Siswa kelas 2 SD di Pemalang meninggal setelah dirawat sembilan hari. Polisi menyelidiki dugaan kekerasan oleh kakak kelas.

siswa SD Pemalang meninggal diduga dipukul kakak kelas
Polisi menyelidiki dugaan kekerasan terhadap siswa kelas 2 SD Negeri 1 Kebondalem Pemalang yang meninggal setelah dirawat di rumah sakit. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Siswa kelas 2 SD Negeri 1 Kebondalem, Pemalang, Jawa Tengah, Muhammad Hasbi Al Aqib, meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama sembilan hari di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang.

Kematian Hasbi kini diselidiki polisi setelah keluarga menyampaikan dugaan bahwa korban mengalami kekerasan dari kakak kelasnya. Namun, polisi belum menyimpulkan bahwa dugaan perundungan tersebut menjadi penyebab kematian korban.

Sempat mengeluh sakit perut

Menurut keterangan ibu korban, Diah Indriyanti, keluhan awal yang disampaikan Hasbi adalah rasa sakit pada bagian perut.

Saat awal menjalani perawatan, Hasbi disebut belum menceritakan kepada keluarganya mengenai penyebab sakit yang dialaminya. Beberapa hari kemudian, korban baru mengungkap bahwa dirinya diduga dipukul oleh kakak kelas di lingkungan sekolah.

Diah mengatakan anaknya juga sempat menunjukkan orang-orang yang diduga melakukan kekerasan terhadap dirinya.

Dalam penuturan kepada wartawan, Diah menyebut pengakuan tersebut muncul setelah kondisi anaknya diperiksa secara intensif oleh dokter di rumah sakit.

Dugaan pemukulan melibatkan kakak kelas

Informasi mengenai dugaan kekerasan tersebut kemudian disampaikan kepada pihak sekolah dan menjadi perhatian pemerintah daerah.

Plt Bupati Pemalang Nurkholes mengatakan setelah mendatangi sekolah, pihaknya mendapatkan informasi bahwa sebelumnya memang terjadi perselisihan antara korban dan siswa yang diduga terlibat, yang kemudian berujung pada pemukulan.

Dugaan perundungan tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian. Identitas dan peran masing-masing pihak yang diduga terlibat belum dapat disimpulkan sebelum proses pemeriksaan selesai.

Polisi lakukan autopsi

Polres Pemalang melakukan autopsi terhadap jenazah Hasbi untuk mengetahui penyebab kematian secara medis.

Autopsi dilakukan oleh tim forensik Biddokkes Polda Jawa Tengah di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang setelah polisi memperoleh informasi mengenai dugaan kekerasan terhadap korban.

Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP Faizal Wildan mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban.

“Pagi ini kami sudah melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban,” ujar Faizal.

Polisi juga masih meminta keterangan sejumlah pihak untuk menyusun rangkaian kejadian yang dialami korban sebelum meninggal dunia. Hasil autopsi nantinya menjadi salah satu bahan dalam proses penyelidikan.

Pemkab Pemalang tak toleransi perundungan

Kasus tersebut mendapat perhatian langsung Pemerintah Kabupaten Pemalang. Plt Bupati Pemalang Nurkholes menyatakan pemerintah daerah tidak menoleransi tindakan perundungan maupun kekerasan di lingkungan pendidikan.

Nurkholes berharap kasus tersebut menjadi kejadian terakhir dan mendorong adanya evaluasi terhadap pengawasan di lingkungan sekolah.

Pernyataan itu disampaikan setelah ia mendatangi rumah duka dan sekolah tempat korban menempuh pendidikan pada Kamis (1/10/2026).

Keluarga berharap kasus diusut tuntas

Setelah autopsi selesai, jenazah Hasbi diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan pada Kamis sore.

Keluarga berharap polisi mengusut secara menyeluruh dugaan kekerasan yang dialami Hasbi, termasuk memastikan penyebab kematiannya berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan bukti yang ditemukan selama penyelidikan.

Sampai saat ini, hubungan antara dugaan pemukulan dan kematian Hasbi masih dalam pendalaman. Kepastian mengenai penyebab kematian menunggu hasil autopsi serta proses penyelidikan lebih lanjut dari kepolisian.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi PEWARTA
Redaksi PEWARTA
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Meninggal Diduga Dipukul Kakak Kelas, Polisi Lakukan Autopsi
  • Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Meninggal Diduga Dipukul Kakak Kelas, Polisi Lakukan Autopsi
  • Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Meninggal Diduga Dipukul Kakak Kelas, Polisi Lakukan Autopsi
  • Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Meninggal Diduga Dipukul Kakak Kelas, Polisi Lakukan Autopsi
  • Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Meninggal Diduga Dipukul Kakak Kelas, Polisi Lakukan Autopsi
  • Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Meninggal Diduga Dipukul Kakak Kelas, Polisi Lakukan Autopsi