Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bodo/Glimt Vs Lille: Calvin Verdonk jadi Man of the Match UCL, Cetak Sejarah untuk Indonesia di Liga Champions

Calvin Verdonk terpilih menjadi Man of the Match Liga Champions saat Lille ditahan Bodo/Glimt 0-0 dan mencetak sejarah untuk Indonesia di UCL.

calvin verdonk berseragam losc lille saat tampil di liga champions
Calvin Verdonk tampil penuh selama 90 menit dan terpilih sebagai pemain terbaik saat LOSC Lille menghadapi Bodo/Glimt di Liga Champions 2026-2027. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Calvin Verdonk mencetak sejarah baru bagi sepak bola Indonesia setelah dinobatkan sebagai Man of the Match (MOTM) dalam pertandingan Bodo/Glimt melawan LOSC Lille pada matchday keempat Liga Champions 2026-2027.

Bek Timnas Indonesia tersebut mendapatkan penghargaan pemain terbaik setelah tampil penuh selama 90 menit dalam pertandingan yang berlangsung di Aspmyra Stadion, Norwegia, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB.

Laga tersebut berakhir imbang tanpa gol alias 0-0. Meski Lille gagal membawa pulang kemenangan, performa solid Verdonk di sektor pertahanan dan kontribusinya dalam membangun serangan mendapat pengakuan.

Berdasarkan catatan statistik pertandingan, pemain berusia 29 tahun itu membukukan empat tekel dan menempuh jarak lari sekitar 11,1 kilometer sepanjang pertandingan.

Sementara itu, Whoscored memberikan rating 7,3 kepada Verdonk yang tampil sebagai bek kiri (left fullback) dalam pertandingan tersebut.

Verdonk jadi pemain Indonesia pertama raih MOTM Liga Champions

Penghargaan Man of the Match ini menjadi pencapaian bersejarah bagi sepak bola Indonesia.

Calvin Verdonk tercatat sebagai pemain Indonesia pertama yang meraih gelar pemain terbaik dalam pertandingan Liga Champions.

Sebelumnya, pemain kelahiran 26 April 1997 tersebut juga mencatatkan sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang tampil di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa itu.

Momen bersejarah tersebut terjadi ketika Verdonk masuk sebagai pemain pengganti dalam pertandingan LOSC Lille melawan Arsenal.

Sayangnya, Lille harus mengakui keunggulan Arsenal dengan skor 0-3 dalam pertandingan tersebut.

Kini, Verdonk kembali menorehkan pencapaian istimewa melalui penghargaan MOTM ketika menghadapi Bodo/Glimt.

Konsistensi penampilannya di level kompetisi Eropa menjadi modal penting bagi pemain yang juga menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia tersebut.

Tenaga Calvin Verdonk dibutuhkan Timnas Indonesia

Penampilan Verdonk bersama Lille menjadi kabar positif bagi Timnas Indonesia, terutama menjelang agenda FIFA Matchday November 2026.

Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani dua pertandingan internasional pada periode tersebut.

Namun, hingga informasi ini disusun, lawan yang akan dihadapi skuad Garuda masih belum diketahui.

Pengalaman Verdonk bermain di Liga Champions diharapkan dapat memberikan tambahan kualitas dan pengalaman kompetitif bagi tim nasional.

Terlebih, kemampuan bermain di posisi bek kiri serta kontribusinya dalam membantu serangan dan pertahanan menjadi salah satu aspek yang dapat dimanfaatkan Timnas Indonesia.

Lille akhirnya meraih poin perdana di Liga Champions

Di balik pencapaian individu Calvin Verdonk, hasil imbang melawan Bodo/Glimt juga membawa arti penting bagi LOSC Lille.

Tambahan satu angka menjadi poin perdana klub asal Prancis tersebut di fase liga Liga Champions 2026-2027 setelah sebelumnya selalu menelan kekalahan dalam tiga pertandingan awal.

Lille mengawali kompetisi dengan kekalahan 2-3 dari Real Betis.

Pada pertandingan berikutnya, mereka kembali gagal meraih poin setelah dibekuk Arsenal dengan skor 0-3.

Hasil buruk berlanjut ketika Lille menghadapi Galatasaray dan harus menyerah dengan skor 2-4.

Dengan demikian, hasil imbang 0-0 melawan Bodo/Glimt menghentikan rentetan tiga kekalahan beruntun Lille di kompetisi tersebut.

Meski memperoleh satu poin, posisi Lille masih berada di peringkat ke-34 klasemen sementara dengan koleksi satu angka.

Peluang Lille mengejar tiket babak 16 besar

Tambahan poin dari Norwegia belum cukup untuk mengangkat Lille ke posisi yang memberikan peluang lolos ke babak gugur.

Dalam format fase liga Liga Champions 2026-2027, tim yang menempati peringkat 1 hingga 8 berhak langsung melaju ke babak 16 besar.

Sementara itu, klub yang finis di peringkat 9 hingga 24 harus melewati babak play-off untuk memperebutkan tiket ke fase tersebut.

Pada klasemen sementara setelah pertandingan melawan Bodo/Glimt, posisi ke-24 ditempati Napoli dengan koleksi tiga poin.

Artinya, Lille masih memiliki selisih dua poin dari batas bawah zona play-off.

Dengan masih tersedianya pertandingan fase liga, peluang Lille untuk memperbaiki posisi belum tertutup.

Klub berjuluk Les Dogues tersebut harus memaksimalkan pertandingan berikutnya demi mengejar ketertinggalan dan menjaga peluang melanjutkan perjalanan di Liga Champions 2026-2027.

Bagi Calvin Verdonk sendiri, penghargaan Man of the Match dalam laga melawan Bodo/Glimt menjadi pencapaian tersendiri sekaligus catatan bersejarah bagi sepak bola Indonesia di panggung Eropa.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi PEWARTA
Redaksi PEWARTA
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Bodo/Glimt Vs Lille: Calvin Verdonk jadi Man of the Match UCL, Cetak Sejarah untuk Indonesia di Liga Champions
  • Bodo/Glimt Vs Lille: Calvin Verdonk jadi Man of the Match UCL, Cetak Sejarah untuk Indonesia di Liga Champions
  • Bodo/Glimt Vs Lille: Calvin Verdonk jadi Man of the Match UCL, Cetak Sejarah untuk Indonesia di Liga Champions
  • Bodo/Glimt Vs Lille: Calvin Verdonk jadi Man of the Match UCL, Cetak Sejarah untuk Indonesia di Liga Champions
  • Bodo/Glimt Vs Lille: Calvin Verdonk jadi Man of the Match UCL, Cetak Sejarah untuk Indonesia di Liga Champions
  • Bodo/Glimt Vs Lille: Calvin Verdonk jadi Man of the Match UCL, Cetak Sejarah untuk Indonesia di Liga Champions