Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Selat Hormuz Memanas, Suara Ledakan Kembali Terdengar di Pulau Qeshm Iran

Suara ledakan kembali terdengar di Pulau Qeshm, Iran, serta Jask, Sirik, dan Bandar Abbas di tengah ketegangan Selat Hormuz.

ledakan di pulau qeshm iran kawasan selat hormuz
Pulau Qeshm di Iran yang berada di kawasan strategis Selat Hormuz kembali dilaporkan mengalami suara ledakan pada Sabtu (7/11) malam. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Suara ledakan kembali dilaporkan terdengar di sejumlah wilayah Iran, termasuk Pulau Qeshm yang berada di kawasan strategis Selat Hormuz. Peristiwa terbaru ini juga dilaporkan terjadi di kota Jask, Sirik, dan Bandar Abbas, ketika ketegangan antara Teheran dan Washington masih berlangsung.

Mengutip laporan Al Jazeera, Minggu (8/11/2026), media pemerintah Iran memberitakan adanya suara ledakan di beberapa kawasan pesisir selatan negara tersebut pada Sabtu malam waktu setempat.

Pulau Qeshm menjadi salah satu wilayah yang kembali menjadi perhatian setelah sebelumnya juga dilaporkan mengalami serangkaian ledakan. Namun, hingga laporan tersebut disampaikan, penyebab suara ledakan terbaru belum diketahui secara pasti.

Belum ada pula keterangan resmi mengenai kemungkinan korban jiwa maupun kerusakan akibat peristiwa tersebut.

Pulau Qeshm sebelumnya juga dilaporkan mengalami ledakan

Insiden terbaru ini bukan pertama kalinya suara ledakan dilaporkan terdengar di Pulau Qeshm. Pada Selasa (3/11/2026), kantor berita pemerintah Iran, IRNA, sebelumnya melaporkan lima ledakan terdengar di pulau yang berada di Selat Hormuz tersebut.

Laporan lain dari kantor berita Fars juga menyebut adanya suara ledakan yang terdengar dari arah laut di sekitar Bandar Lengeh, Provinsi Hormozgan, Iran.

Rangkaian laporan tersebut membuat kawasan pesisir selatan Iran kembali menjadi sorotan, terutama karena lokasinya berdekatan dengan Selat Hormuz yang memiliki posisi strategis dalam jalur perdagangan dan pelayaran internasional.

Meski demikian, belum ada kepastian bahwa seluruh peristiwa ledakan yang dilaporkan tersebut memiliki penyebab atau keterkaitan yang sama.

Ketegangan Iran-AS di Selat Hormuz masih dibayangi upaya diplomasi

Laporan mengenai suara ledakan terbaru muncul ketika Iran dan Amerika Serikat masih berupaya mencari jalan keluar dari konflik yang berlangsung di sekitar Selat Hormuz.

Di tengah meningkatnya ketegangan, kedua negara tetap melakukan komunikasi diplomatik melalui sejumlah pihak penengah. Qatar menjadi salah satu negara yang berperan memfasilitasi pertukaran pesan antara Teheran dan Washington.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, sebelumnya menyampaikan bahwa komunikasi melalui perantara masih berlangsung. Ia juga mengonfirmasi kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi ke Doha untuk memfasilitasi pertukaran pesan tersebut.

Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya diplomatik Qatar dalam menjembatani komunikasi kedua negara guna mencari penyelesaian konflik.

Namun, munculnya kembali laporan suara ledakan di sejumlah wilayah Iran memperlihatkan bahwa situasi keamanan di sekitar Selat Hormuz masih menjadi perhatian.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan terbaru di Pulau Qeshm dan beberapa kota lainnya belum dikonfirmasi. Perkembangan selanjutnya masih dinantikan, terutama terkait kemungkinan dampak insiden tersebut terhadap keamanan kawasan dan proses diplomasi Iran-AS.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi PEWARTA
Redaksi PEWARTA
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Selat Hormuz Memanas, Suara Ledakan Kembali Terdengar di Pulau Qeshm Iran
  • Selat Hormuz Memanas, Suara Ledakan Kembali Terdengar di Pulau Qeshm Iran
  • Selat Hormuz Memanas, Suara Ledakan Kembali Terdengar di Pulau Qeshm Iran
  • Selat Hormuz Memanas, Suara Ledakan Kembali Terdengar di Pulau Qeshm Iran
  • Selat Hormuz Memanas, Suara Ledakan Kembali Terdengar di Pulau Qeshm Iran
  • Selat Hormuz Memanas, Suara Ledakan Kembali Terdengar di Pulau Qeshm Iran