Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Baru Ada Satu Bakal Calon Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang Mendaftar

Kamis, 31 Maret 2022 | 01:24 WIB Last Updated 2022-03-30T18:24:33Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Drs H Nurdin AR, MHum
Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh periode 2022-2026, Drs H Nurdin AR, MHum.

PEWARTA.CO.ID - Meski masa pendaftaran bakal calon Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh ditutup sampai 31 Maret 2022, namun baru ada satu nama yang mencalonkan diri.

Satu orang yang telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh itu adalah Prof Dr Misri A Muchsin.

Hal itu seperti disampaikan Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh periode 2022-2026, Drs H Nurdin AR MHum.

Jika berkaca pada siklus sebelumnya, Nurdin memprediksi pendaftaran bakal calon rektor baru akan terlihat ramai ketika memasuki masa akhir pendaftaran.

"Biasanya ramai di menit-menit akhir. Kita tunggu saja," ucapnya.

Pendaftaran bakal calon Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh sudah mulai dibuka seja 21 Maret 2022 lalu. Sementara untuk proses verifikasi persyaratan administrasi baru akan dilaksanakan pada 1-4 April mendatang, yang dilanjutkan dengan pemberitahuan dan perbaikan dokumen hasil verifikasi pada 5-7 April 2022.

"Tahapan berikutnya, untuk penetapan bakal calon rektor akan ditetapkan pada tanggal 8 April 2022 dan tanggal 11 April 2022 penyerahan dokumen bakal calon dari panitia penjaringan kepada rektor," ungkapnya.

"Selanjutnya diserahkan ke Senat UIN Ar-Raniry, kemudian setelah dilakukan kualifikasi baru diserahkan lagi ke rektor untuk dibawa ke Jakarta," sambungnya.

Proses pemilihan rektor, lanjut Nurdin, akan dilakukan oleh tim Pansel di Jakarta. Sementara pihaknya hanya sebatas sampai melakukan pemeriksaan administrasi (dokumen).

Nurdin juga menjelaskan, proses penjaringan bakal calon rektor ini mengacu pada Peraturan Menteri Agama Nomor 68 Tahun 2015 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor dan Ketua pada perguruan tinggi keagamaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah dan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3151 Tahun 2020 Tentang Pedoman Penjaringan, Pemberhentian Pertimbangan dan Penyeleksian Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri pada Kementerian Agama.

Mengutip laman SerambiNews, perebutan kursi Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh ini diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh gengsi. Sebab, sesuai isu yang beredar akan banyak guru besar atau cendekia yang turut serta dalam kompetisi tersebut.

(brw/glh)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close