Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Dimana Stasiun Kereta Api Pertama dan Tertua di Indonesia?

Selasa, 08 Maret 2022 | 11:30 WIB Last Updated 2022-03-08T04:30:26Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


stasiun kereta api pertama dan tertua di indonesia
Kondisi Stasiun Tanggung, Grobogan, Jawa Tengah saat ini (2022/Heritage KAI)

Pewarta.co.id, Grobogan - Mungkin pernah terlintas di pikiran Anda, dimanakah stasiun kereta api tertua di Indonesia? Dan seperti apa kondisinya sekarang setelah puluhan tahun berdiri?

Pertanyaan itu sangat lazim untuk dicari tahu jawabannya, mengingat Indonesia juga merupakan negara yang sampai hari ini masih menggunakan salah satu moda transportasi darat itu untuk melayani masyarakat untuk keperluan mobilitas jarak jauh.

Mungkin sudah banyak orang yang mengetahui fakta ini, tapi juga dipastikan tidak sedikit yang belum mengetahui tentang dimana letak stasiun kereta api tertua di Indonesia itu. Jika disebut sebagai stasiun kereta tertua di Indonesia, otomatis itu pula yang menjadikannya sebagai stasiun kereta api yang pertama kali dibangun di negeri ini.

Stasiun Kereta Api Tertua dan Pertama di Indonesia


Ya, stasiun moda transportasi Kereta Api Tertua dan yang pertama kali dioperasikan di Indonesia ada di wilayah Tanggungharjo, Grobogan, Jawa tengah, bernama Stasiun Tanggung.

Letaknya kurang lebih lebih 20 meter di atas permukaan laut, masuk Daerah Operasi (Daop) IV Semarang.

Dikutip dari Kumparan via Heritage KAI, stasiun ini tercatat mulai dibangun tahun 1864, yang kemudian kembali dipugar padab1910.

Kondisi Stasiun Grobogan Sekarang


Saat ini kondisi Stasiun KA pertama di Indonesia itu 90 persen masih sama seperti awal dibangun. Artinya, pihak pengelola masih mempertahankan bangunan aslinya.

Pada tahun 1867, Jenderal Hindia Belanda saat itu, Ludolph Anne Jan Wilt Baron Sloet Van de Beele, membuka jalur Kereta Api pertama dengan rute Tanggung-Kemijen yang jaraknya kurang lebih 25 kilometer.

Jika dikatakan yang pertama, terlebih dibangun saat era masa pemerintahan Hindia Belanda, pastinya bangunan stasiun ini memiliki gaya desain arsitektur yang khas dibanding stasiun KA lain di Indonesia, yaitu Swiss Chalet yang berasal dari Swiss. Terlihat dari model atap pelana yang didekorasi dan diperlihatkan tiang konstruksinya.

Sebagai penanda yang menjadi bukti bahwa stasiun itu merupakan yang pertama di Indonesia, didapati plang nama dengan tulisan "Di Bumi Inilah Kita Bermula". Tujuannya sebagai pengingat kepada sejarah awal mula moda transportasi Kereta Api itu dimulai.

foto stasiun tanggung tahun 1867
Foto Stasiun Tanggung tahun 1867 (Heritage KAI)

Karena dianggap banyak memiliki sejarah, pada 1980-an lalu stasiun ini berencana dibongkar, untuk kemudian dipindah ke museum Taman Mini Indonesia Indah.

Selain itu, di bagian belakang Stasiun Tanggung juga terdapat rumah panggung yang terbuat dari kayu, yang dulunya digunakan sebagai rumah tinggal Kepala Stasiun Tanggung.

Sampai hari ini kondisi Stasiun Tanggung masih berfungsi baik, dan layak untuk dilalui Kereta Api yang melayani rute Semarang menuju Solo dan sebaliknya, sekaligus digunakan sebagai stasiun pemantau.

Melihat berharganya sejarah dari Stasiun Tanggung, statusnya kini sebagai Cagar Budaya yang dilindungi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010.

(dfa/ag)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close