Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Miris, Ada Klub Liga 3 yang Menggaji Pemain Setahun Hanya Rp 250 Ribu

Rabu, 13 April 2022 | 22:32 WIB Last Updated 2022-04-13T15:32:45Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


lub Liga 3 yang Menggaji Pemain Hanya Rp 250 Ribu
Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI)

PEWARTA.CO.ID - Fakta memprihatinkan diungkap Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), yang menyebut ada klub yang saat ini bermain di Liga 3 hanya menggaji pemain sebesar Rp 250 ribu saja dalam setahun.

Sudah begitu, besaran gaji yang jauh dari kata profesional itu masih ditunggak pula.

Kini APPI masih menunggu proses penyelesaian kewajiban klub tersebut kepada pemain. Sayangnya, APPI tak bersedia membuka identitas dari klub tersebut.

"Di Liga 3, ada pemain yang gajinya Rp 250 ribu setahun. Saat ini kami masih mencoba karena ada prosesnya yakni bicara baik-baik," ucap Deputi Chief Executive APPI, Gotcha Michel dikutip dari detikSport, Selasa (12/4/2022).

Pihak APPI berharap agar klub sadar tentang kewajibannya tersebut dan segera menyelesaikan hak pemain yang masih ditunggak.

"Kalau tidak diselesaikan, akan menjadi berita besar. Tidak etis kalau kami sebut karena kami masih menunggu itikad baik. Kami masih dalam tahap mengumpulkan data," ujarnya.

Meski tidak menyebutkan nama klub tersebut, namun APPI memberikan clue kepada awak media saat momen buka bersama Selasa (12/4).

"Clue-nya pemilik klub ada cukup mapan," kata Michel.

Salah satu alasan yang menyebabkan hal itu terjadi kata Michel, adalah faktor usia si pemain yang muda, sehingga belum begitu paham soal kontrak kerja yang semestinya.

Akibatnya, pemain seolah menjadi 'sapi perah' yang hanya dikuras tenaganya namun dengan bayaran yang tak sepadan. Bahkan, hal itu terjadi dalam kurun waktu yang lama.

"Kami coba memantau untuk memperbaiki lagi hal ini. Karena komitmen kami saat bicara dengan Kemenaker itu adalah pemain gajinya minimal UMR," terangnya.

Fakta lain menyebutkan, pemain tidak mengetahui jika nominal tersebut adalah bayaran untuk durasi setahun. Karena pemain memahami jika nominal itu akan dibayarkan per bulan.

"Mudah-mudahan ada jalan keluarnya," tandasnya.

(jtm/dyn)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close