Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Airlangga Hartarto Sebut Daya Beli Masyarakat Indonesia Menguat

Selasa, 10 Mei 2022 | 16:07 WIB Last Updated 2022-05-10T09:07:12Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Ist)

PEWARTA.CO.ID - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan rilisnya mengatakan daya beli masyarakat tengah menguat. Hal ini tak lepas dari lonjakan inflasi yang terjadi pada April 2022.

Diberitakan sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadinya inflasi pada kuartal I-2022. Dalam laporan disebutkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,01 persen di kuartal pertama tahun ini.

Bahkan Airlangga menyebut daya beli masyarakat suda kembali ke level seperti saat sebelum terjadinya pandemi.

"Menguatnya daya beli masyarakat turut mendorong peningkatan inflasi April yang bertepatan dengan momen HBKN Ramadan dan Idul Fitri 2022. Kondisi ini menjadi penanda bahwa daya beli masyarakat di masa Ramadan dan lebaran telah kembali ke level pra-pandemi," ujarnya, Selasa (10/5/2022).

BPS mencatat, inflasi April 2022 sebesar 0,95 persen (mtm) atau 3,47 persen (yoy). Realisasi tersebut masih terjaga dalam kisaran target APBN tahun 2022 yakni sebesar 3±1 persen year on year (yoy) di tengah kenaikan harga komoditas pangan dan energi global serta peningkatan inflasi di berbagai negara.

Disebutkan juga komponen harga bergejolak (volatile food/VF) menjadi penyumbang terbesar inflasi April 2022 dengan presentase sebesar 0,39 persen dan mengalami inflasi sebesar 2,30 persen (mtm) didorong oleh peningkatan harga minyak goreng, daging ayam dan telur ayam ras.

Komponen inflasi harga diatur oleh pemerintah (administered/AP) mengalami inflasi sebesar 1,83 persen (mtm), 4,83 persen (yoy) disebabkan adanya kenaikan bahan bakar bensin jenis Pertamax dan tarif angkutan udara.

Sementara itu, inflasi inti tercatat sebesar 0,36 persen (mtm) atau 2,60 persen (yoy).

(tgu/hyd)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close