Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Deal! Pemerintah Inggris Izinkan Penjualan Chelsea ke Todd Boehly

Kamis, 26 Mei 2022 | 04:11 WIB Last Updated 2022-05-25T21:11:21Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Deal! Pemerintah Inggris Izinkan Penjualan Chelsea ke Todd Boehly
Roman Abramovich

PEWARTA.CO.ID - Pemerintah Inggris telah memberi lampu hijau terhadap penjualan Chelsea. Proses akuisisi The Blues dari tangan Roman Abramovich kepada konsorsium yang dipimpin Todd Boehly telah mendapat restu.

Tentunya ini menjadi kabar baik bagi penggemar Chelsea, setelah sekian lama nasib klub London Biru terus terkatung-katung karena ketidakjelasan kepemilikan klub setelah era Abramovich.

Media The Guardian mengungkapkan, penjualan Chelsea telah diizinkan Pemerintah Inggris sejak Selasa (24/5/2022) malam waktu setempat. Pemilik sebelumnya, Abramovich dikabarkan juga telah menyepakati persyaratan yang diajukan pemerintah.

Pemerintah Inggris dapat memastikan bahwa proses akuisisi ini tak akan memberikan keuntungan apapun pada Abramovich. Pasalnya, Abramovich tengah disanksi terkait kedekatannya dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin yang kini masih terlibat ketegangan dengan Ukraina.

Proses akuisisi Boehly dkk dikabarkan menelan biaya 4,25 miliar paun, yang dibagi menjadi dua tahap, yakni 2,5 miliar paun pertama menjadi nilai tebusan dan akan disimpan di rekening khusus, yang nantinya akan dipakai untuk membantu korban perang di Ukraina.

Sementara sisanya, 1,75 miliar paun akan diberikan kepada Chelsea. Sekali lagi, Abramovich tak memiliki hak sepeserpun atas uang akuisisi tersebut.

Satu sisi, terkait hutang klub senilai 1,6 miliar terhadap Abramovich juga akan masuk ke dalam rekening yang kini diawasi Pemerintah Inggris.

"Pemerintah Inggris telah mencapai posisi di mana kami akan mengeluarkan izin penjualan Chelsea. Menyusul turunnya sanksi terhadap Roman Abramovich, pemerintah bekerja keras memastikan Chelsea bisa terus bermain. Namun sikap kami selalu jelas, masa depan klub hanya bisa berlanjut di tangan pemilik baru." tulis pernyataan resmi pemerintah.

"Sekarang kami akan memulai proses untuk memastikan hasil penjualan ini digunakan untuk tujuan kemanusiaan di Ukraina, membantu korban perang. Langkah yang diambil hari ini telah mengamankan masa depan aset budaya yang penting dan juga melindungi suporter serta komunitas sepakbola secara lebih luas," lanjut pernyataan itu.

Dengan demikian, usai sudah perjalanan panjang Abramovich sebagai pemilik Chelsea. Era 'Roman Empire' di London dipastikan berakhir.

Selama dipimpin Abramovich, Chelsea berhasil merasakan puncak kejayaannya dengan beragam trofi yang diraih. Bahkan bukan hanya pada level domestik, namun juga membuat The Blues dapat berbicara banyak di kancah Eropa dalam dua dekade terakhir.

Sampai jumpa, Roman!


(gus/esp)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close