Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Kenapa Bill Gates Tidak Punya Uang Kripto? Ternyata ini Alasannya!

Rabu, 25 Mei 2022 | 03:44 WIB Last Updated 2022-05-24T20:44:17Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Alasan Bill Gates tidak mendukung mata uang kripto Bitcoin
Bill Gates

PEWARTA.CO.ID - Bill Gates pernah mengungkapkan tidak mendukung penggunaan mata uang kripto semacam Bitcoin dan sejenisnya. Namun ia tak menjelaskan alasannya.

Namun baru-baru ini Bill Gates mengungkapkan alasan tidak mempunyai uang kripto dalam sebuah forum tanya-jawab di Reddit.

"Aku tidak punya (uang kripto) apapun. Aku suka berinvestasi pada hal-hal yang punya output bernilai," ungkapnya.

Dengan kata lain, pernyataan itu mengindikasikan Bill Gates menilai kripto dianggap bukan investasi yang memiliki nilai bagus dan bermanfaat.

"Value perusahaan berdasarkan pada bagaimana mereka membuat produk yang bagus. Value kripto hanyalah apa yang diputuskan seseorang bahwa orang lain akan membayarnya, jadi tidak menambah manfaat di masyarakat seperti investasi lain," terangnya.

Pendiri Microsoft itu juga mengatakan, anonimitas mata uang kripto rawan dimanfaatkan untuk kegiatan jahat, seperti transaksi narkoba, mendukung kegiatan teroris, dan pencucian uang. Oleh karenya Bill Gates pernah mengkritik habis-habisan penggunaan kripto pada 2018 silam.

"Fitur utama mata uang kripto adalah anonimitasnya. Aku pikir ini bukan hal baik. Pada saat ini, mata uang kripto digunakan untuk membeli fentanyl dan narkoba lainnya, sehingga ini adalah teknologi langka yang menyebabkan kematian dalam cara yang cukup langsung," tuturnya.

Bill Gates memprediksi mata uang kripto seperti Bitcoin tak akan berumur panjang. Bisnis ini menurutnya tidak akan bisa sukses dalam waktu yang lama lantaran tak memproduksi apapun.

"Sebagai sebuah aset, Bitcoin tidak memproduksi apa-apa, dan kamu tidak seharusnya mengharapkan bahwa nilai Bitcoin akan terus naik. Ini seperti sebuah teori yang benar-benar bodoh dalam investasi," tegasnya dikutip dari BBC.

Dengan pernyataan itu sekali lagi, menegaskan jika dirinya tak berminat menyimpan aset uang digital. Bahkan ia mengaku pernah diberi sejumlah Bitcoin sebagai hadiah ulang tahun, kemudian ia menjualnya tak lama setelahnya.

(bta/hyo)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close