Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Khawatir Rusak Kawasan, DLHK Depok Minta Pelbak Situ Rawa Besar Dibongkar

Minggu, 29 Mei 2022 | 07:02 WIB Last Updated 2022-05-29T00:02:07Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Khawatir Rusak Kawasan, DLHK Depok Minta Pelbak Situ Rawa Besar Dibongkar
Kondisi tumpukan sampah di TPS dekat Situ Rawa Besar, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok pada Jumat (27/5).(Dok: Chaerul Halim)

PEWARTA.CO.ID - Keberadaan bak sampah atau pelbak di kawasan Situ Rawa Besar, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, dikhawatirkan dapat merusak kawasan yang telah tertata rapi.

Karenanya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Depok meminta pelbak di kawasan Situ Rawa Besar tersebut agar segera dibongkar.

Kepala Bidang Kebersihan dan Kemitraan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Iyay Gumilar mengatakan, pembangunan pelbak tersebut telah memakan kawasan Situ Rawa Besar.

Solusinya, ia meminta bak sampah agar dipindah ke TPS lain, yakni wilayah RW 13 di dekat sejajar rel.

"Itu pelbak kudu dibongkar, dan dipindahkan ke TPS RW 13 di dekat sejajar rel," kata Iya dikutip dari Kompas, Minggu (29/5/2022).

Untuk memudahkan warga dalam proses pemindahan sampah, kata Iyay, pihaknya telah menyiapkan gerobak motor yang bisa digunakan warga RW 13 untuk mengangkut tumpukan sampah ke lokasi TPS yang sudah disiapkan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan perangkat desa agar bisa memfasilitasi warga sekitar.

"Ada, pak lurah sudah ada gerobak motor, itu sudah sering koordinasi kepada warga di situ. Jangan saling menyalahkan biar untuk kebersamaan juga," ujarnya.

Iyay mengingatkan perlunya untuk membongkar pelbak dari lokasinya sekarang, mengingat posisinya berada di atas saluran Situ Rawa Besar.

"Takutnya nanti kejeblos kan repot lagi nantinya ke depannya dan bangunan pelbak itu berdiri di sepadan Situ," terang Iyay.

"Saya berharap dipindahlah ke TPS yang agak aman, biar lebih enak," tambahnya.

Sebelumnya, Ketua RT 3 RW 13 Muhasan mengungkapkan, pelbak tersebut sengaja dibuat karena tumpukan sampah rumah tangga yang ada di wilayahnya tidak segera diangkut. Warga yang mengeluhkan hal itu lantas membuat pelbak baru.

Warga RW 13 memanfaatkan dana swadaya untuk membuat bak penampungan sampah sementara itu.

"Waktu kita ini mendesak, karena sampah di warga sudah menumpuk dari RT 1 sampai RT 7. Warga mengeluh 'kok sampah enggak diangkut angkut'," ungkap Muhasan, Jumat (27/5) lalu.

"Makanya, kita buat pelbak baru sebagai tampungan sementara dan (diharapkan) langsung di angkut oleh dinas terkait," sambungnya.

Sementara itu, DLHK Kota Depok sendiri telah memerintahkan untuk memindahkan pelbak tersebut melalui surat resmi yang diteken langsung oleh Kepala DLHK Kota Depok, Ety Suryahati per tanggal 8 April 2022.

Ety menjelaskan, posisi pelbak kurang tepat lantaran berada pada garis sepadan situ. Selain itu, keberadaan bak sampah itu juga dapat merusak sarana taman dan lingkungan situ.

Terakhir, Kepala DLHK Kota Depok itu juga menuliskan jika akses/jalan menuju TPS menjadi sempit, sehingga akan menyulitkan mobil pengangkut sampah untuk masuk ke area TPS.

(ec1/shr)

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close