Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi Izin Ekspor Minyak Goreng di Kemendag

Kamis, 09 Juni 2022 | 23:20 WIB Last Updated 2022-06-09T16:20:52Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi Izin Ekspor Minyak Goreng di Kemendag
Lin Che Wei memakai rompi tahanan Kejagung RI usai ditetapkan tersangka kasus korupsi terkait pemberian fasilitas izin ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya, termasuk minyak goreng, tahun 2021-2022.(Dok: Rahel Narda/Kompas).

PEWARTA.CO.ID - Sebanyak 5 orang saksi diperiksa oleh Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) terkait keterlibatannya dalam dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya, termasuk minyak goreng, periode tahun 2021-2022.

Kelima saksi tersebut diperiksa secara intens pada Rabu (8/6/2022) kemarin.

Adapun saksi yang diperiksa antara lain inisial RM, merupakan staff keuangan dari PT Indocement Research dan Advisory Indonesia.

Kemudian inisial N merupakan karyawan PT Mega Surya Mas, lalu TM pegawai PT Wilmar Group, FS selaku Retail Funding and Service Division Head PT Bank Tabungan Negara, dan terakhir FA selaku Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan.

Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan lima orang tersangka, di mana salah satunya merupakan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI Indrasari Wisnu Wardhana.

Selain Indrasari, tiga nama lain dari pihak swasta turut terlibat dalam kasus ini. Mereka adalah Stanley MA (SMA) yang merupakan Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau Group, Master Parulian Tumanggor (MPT) selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, dan Pucare Togar Sitanggang (PTS) selaku General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas.

Selanjutnya, pada 17 Mei 2022 kemarin, Kejagung kembali menetapkan tersangka dari pihak swasta bernama Lin Che Wei dalam kasus itu.

Satu orang terbaru yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Lin Che Wei (LCW) karena turut terlibat dalam kasus ini. LCW ditetapkan sebagai tersangka pada 17 Mei 2022 lalu.


***

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close