Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Resmi Bergelar Doktor, Jenderal Dudung Ngaku Siap Jadi Dosen

Sabtu, 11 Juni 2022 | 23:16 WIB Last Updated 2022-06-11T16:16:58Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Resmi Bergelar Doktor, Jenderal Dudung Ngaku Siap Jadi Dosen
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman resmi menyandang gelar doktor untuk program studi Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti, Jakarta, Sabtu (11/6/2022). (Dok. Kompas/Narda)

PEWARTA.CO.ID - Jenderal TNI Dudung baru saja mendapat gelar Doktoral di Universitas Trisakti, Jakarta. Sidang terbuka dan pengukuhan gelar doktoral Dudung dilakukan hari ini, Sabtu (11/6/2022).

Bahkan, Dudung dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude.

Dudung berharap ilmu yang diperolehnya sebagai doktor dapat bermanfaat dan dikembangkan untuk jabatannya sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) saat ini.

Dalam orasi ilmiahnya, Dudung menjelaskan soal Strategi Leadership Style berpengaruh posisi terhadap management performance atau performa manajemen.

Ia juga berharap, hasil kajiannya dapat bermanfaat baik bagi masyarakat luas, khususnya bagi kalangan jajaran TNI.

"Mudah-mudahan ilmu ini akan kita kembangkan untuk jabatan saya sebagai KSAD," kata Dudung.

Saat ditanya apakah dengan gelar doktoral tersebut nantinya ia bersedia mengabdikan diri sebagai pengajar atau dosen, dengan tegas Dudung menjawab bersedia.

"Bersedia," tegasnya.

Sekilas pesan dalam disertasinya, Dudung menilai dimensi yang paling dominan dalam Strategic Leadership Style adalah sikap keberanian dalam pengambilan keputusan sebagai seorang pemimpin. Juga menjadi seorang pemimpin yang diidamkan, dihormati, diharapkan, diidolakan, dikagumi, dan dicintai oleh anggotanya.

Menurutnya, dua dimensi itu mampu memberikan motivasi, keadilan, dan semangat yang luar biasa.

Diketahui saat sidang terbuka dan pengukuhan gelar Doktoral Dudung tersebut, turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya mantan Menteri Pertahanan pada Kabinet Persatuan Nasional dan mantan Menteri Perhubungan pada Kabinet Gotong Royong Agum Gumelar, serta sejumlah petinggi jajaran TNI Angkatan Darat.

***

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close