Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Survei Elektabilitas Capres Charta Politika: Ganjar Ungguli 10 Nama ini

Selasa, 14 Juni 2022 | 23:17 WIB Last Updated 2022-06-14T16:17:58Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Survei Elektabilitas Capres Charta Politika: Ganjar Ungguli 10 Nama Lain
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo

PEWARTA.CO.ID - Charta Politika merilis hasil survei elektabilitas pilihan masyarakat terkait Calon Presiden (Capres) pilihannya. Survei ini dilakukan 25 Mei hingga 2 Juni 2022.

Hasilnya, survei Charta Politika yang melibatkan 1.200 responden dari 34 provinsi di Indonesia itu memposisikan Ganjar Pranowo diurutan teratas.

Gubernur Jawa Tengah itu mengungguli dua nama potensial lainnya, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Diketahui Ganjar Pranowo unggul dengan 36,5 persen pemilih pada survei Charta Politika tersebut.

"Pada beberapa tokoh yang diuji sebagai bakal calon presiden, Ganjar Pranowo menjadi nama yang paling tinggi mendapatkan elektabilitas dari publik," ungkap Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya dalam keterangannya, Senin (13/6/2022).

Berada di urutan kedua, ada Prabowo Subianto dengan 26,7 persen. Sedangkan posisi ketiga ada Anies Baswedan dengan 24,9 persen.

"Prabowo Subianto terlihat cukup ketat bersaing dengan Anies Baswedan dalam simulasi pengujian yang dilakukan," kata Yunarto.

Dari data di atas, kata Yunarto, berdasarkan perhitungan jika publik diminta untuk memilih dari tiga yang tersedia tersebut. Namun agar lebih variatif hasilnya, Charta Politika turut menguji jika dikomparasi dengan 10 nama sekaligus dalam pengujiannya.

Jika disandingkan dengan 10 nama bakal capres sekaligus, nama Ganjar Pranowo tetap berada di urutan teratas hasil pilihan responden tersebut.

Ganjar unggul dengan 31,2 persen, disusul Prabowo 23,4 persen, dan Anies di urutan ketiga dengan 20 persen.

Adapun di posisi keempat adalah Ridwan Kamil dengan 4,6 persen, lalu Sandiaga Uno dengan 3,6 persen.

Nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dipilih sebagai 3,3 persen responden. Kemudian Erick Thohir dengan 2 persen suara, lalu Puan Maharani 1,8 persen, dan terakhir Airlangga Hartarto dengan 1,2 persen.

"Pada tingkat elektabilitas, Ganjar Pranowo menjadi pilihan tertinggi responden sebagai calon presiden. Sementara, elektabilitas nama-nama lainnya cukup jauh berada di bawah ketiga nama tersebut (Ganjar, Prabowo, Anies)," ungkap Yunarto.

Charta Politika melakukan survei dengan metode wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat atau multistage random sampling dengan margin of eror lebih kurang 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Di samping itu, Charta Politika juga melakukan kuesioner kepada responden untuk kategori partai politik (parpol) pilihannya. Hasilnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) berada di urutan teratas.

Untuk hasil lengkap survei elektabilitas parpol versi Charta Politika dapat dibaca pada artikel Pewarta.co.id sebelumnya yang berjudul "Survei Elektabilitas Parpol, Charta Politika: PDI-P Masih yang Teratas"

***

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close