Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Apparindo Targetkan Milenial Pekerja Melalui Digitalisasi Layanan

Kamis, 28 Juli 2022 | 01:27 WIB Last Updated 2022-07-27T18:27:14Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Apparindo Targetkan Milenial Pekerja Melalui Digitalisasi Layanan
Media Friendly Apparindo, Rabu (27/7). (Dok. Kompas)

PEWARTA.CO.ID - Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (Apparindo) menyebut peluang berkembangnya perusahaan kepialangan sangat potensial untuk dengan memanfaatkan digitalisasi layanan.


Wakil Ketua Umum II Apparindo Dandy Yudhistira mengatakan, berdasarkan data yang ia miliki, pada tahun 2024 sampai 2025 sebanyak tiga per empat pekerja adalah generasi milenial.


"Dunia kerja adalah pasar yang kami sasar untuk pembelian polis asuransi, karena ini bukan sesuatu yang gratis untuk membeli. Jadi kalau tiga per empat yang kami sasar ini sudah melek digital kami harus gunakan tools yang sama agar on point," kata dia dalam Media Friendly Apparindo, Rabu (27/7/2022).


Dandy menambahkan, perusahaan pialang sudah banyak yang mulai menyasar pasar tersebut dengan gencar menggunakan platform jejaring seperti Twitter dan Instagram.


"Sosial media saya rasa adalah salah satu cara untuk lebih merangkul generasi muda. Selain itu ada juga cara-cara yang lebih teknis misalnya dengan website atau Google Ads," terangnya.


Saat ini, lanjut Dandy, para anggota Apparindo juga mulai menggunakan perangkat digital untuk menggarap pasar milenial yang memang dikenal berada di ruang-ruang digital.


Sementara itu, Wakil Ketua Umum I Apparindo Yulius Bhayangkara menjelaskan, dalam digitalisasi layanan, terdapat dua istilah yang dipakai yaitu pemasar dan penjual.


Pemasar dapat menggunakan segala macam media sosial untuk memasarkan produk layanannya. Sedangkan untuk proses dealing harus melalui tahapan pialang.


Lebih jauh Yulius menjelaskan, adanya investor dalam sektor insurtech membuat digitalisasi dapat menyasar konsumen yang jauh lebih luas.


"Oleh sebab itu, produk-produk yang ditawarkan jadi lebih simple karena crowd-nya lebih cepat kena," tandasnya.


Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close