Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Benarkah Kehujanan Bisa Bikin Sakit? Begini Penjelasan Ilmiahnya!

Senin, 25 Juli 2022 | 16:51 WIB Last Updated 2022-07-25T09:51:23Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Benarkah Kehujanan Bisa Bikin Sakit? Begini Penjelasan Ilmiahnya!
Ilustrasi hujan-hujanan.

PEWARTA.CO.ID - Saat kecil dulu orangtua sering mengingatkan anak-anaknya agar tidak bermain hujan karena bisa menyebabkan sakit. Lantas, benarkah hujan bisa membuat sakit?


“Jangan hujan-hujanan, nanti sakit!” bgeitu kira-kira pesan orangtua di masa kecil kita dulu. Namun, kebenaran hujan dapat menyebabkan sakit bisa jadi masih belum diketahui bagi yang memberi pesan. Bisa juga, hal itu hanya bersifat imbauan agar anak-anak menyudahi bermain hujan saat cuaca kurang baik.


Akan tetapi, perlu diketahui juga alasannya jika hujan memang benar-benar bisa membuat sakit. Untuk menjawab pertanyaan itu, diperlukan penjelasan secara ilmiah agar dapat diterima secara nalar.


Benarkah kehujanan bisa bikin sakit?


Jawabannya adalah tidak! Bermain hujan tidak akan membuat Anda sakit.


Namun, penjelasannya mungkin sedikit kompleks, karena seperti yang kita ketahui, bahwa pada musim hujan, orang rentan terkena flu atau beberapa penyakit lainnya.


Setidaknya ada dua alasan utama kenapa hujan-hujanan secara langsung tidak menyebabkan sakit. Berikut penjelasannya.


1. Hujan menurunkan suhu tubuh


Hujan yang relatif lebih dingin akan menurunkan suhu tubuh. Padahal tubuh bisa bekerja dengan optimal pada suhu sekitar 37 derajat Celsius. Pada kondisi hujan, suhu tubuh bisa turun hingga 35 derajat Celsius.


Suhu tubuh yang rendah membuat tubuh tidak bisa bekerja optimal, sehingga membuat sistem kekebalan tubuh ikut melemah. Kondisi inilah yang membuat tubuh menjadi lebih rentan terserang penyakit.


Artinya, hujan tidak secara langsung menyebabkan seseorang sakit, namun hujan akan membuat seseorang lebih mudah terkena penyakit karena imun yang menurun.


2. Virus di suhu dingin


Beberapa jenis virus dapat mudah berkembang pada suhu yang rendah, salah satunya adalah rhinovirus. Virus inilah yang menyebabkan pilek biasa dan virus influenza. Rhinovirus mampu bereplikasi dengan baik pada suhu 33 sampai 35 derajat Celsius.


Pada suhu tubuh yang normal, yaitu 37 derajat Celsius, virus ini akan sulit bereplikasi dan tidak mudah menyebabkan infeksi pada manusia. Namun saat suhu tubuh menurun, seperti setelah terkena hujan, maka virus ini akan mulai melancarkan aksinya.


Inilah sebabnya kehujanan tidak membuat orang sakit, namun bisa membuat seseorang menjadi lebih rentan sakit.


Sudah mulai paham kan?


Tetapi, ada satu pertanyaan lagi, kenapa mandi dengan shower tidak membuat sakit? Berikut jawabannya!


Mandi dengan shower mungkin memiliki efek yang sama dengan hujan, yaitu menurunkan suhu tubuh. Namun, mandi dengan shower dilakukan di rumah dan di dalam ruangan tertutup yang jauh dari paparan virus dan bakteri, kecuali jika ada anggota keluarga yang sakit di rumah maka potensi tertular lebih tinggi.


Penurunan suhu yang terjadi setelah mandi dengan shower hanya bersifat sementara, lalu setelahnya manusia tidak terpapar virus atau bakteri seperti di luar rumah. Oleh sebab itu, mandi dengan shower tidak membuat seseorang rentan terkena penyakit.


Demikian penjelasan lengkap seputar pertanyaan apakah hujan-hujanan bisa membuat sakit? Kesimpulannya, hujan-hujanan tidak membuat sakit secara langsung, namun bisa membuat seseorang lebih rentan sakit setelahnya karena disebabkan daya tahan tubuhnya menurun.


Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close