Notification

×

Redaksi Samping

Medsos Samping

Ikuti kami di: / / / /

Translate

Billboard 1045x250 Dekstop

Bawah Navigasi Mobile

Penyebabnya Kerusuhan dan Adu Jotos di Munas HIPMI XVII, Videonya Viral di Medsos

Selasa, 22 November 2022 | 20:59 WIB Last Updated 2022-11-22T13:59:29Z

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Advertisement
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA


Penyebabnya Kerusuhan dan Adu Jotos di Munas HIPMI XVII, Videonya Viral di Medsos
Tangkapan layar video kerusuhan dan adu jotos di Munas HIPMI XVII di Solo, Jateng, Senin (21/11). (Dok. Twitter)

PEWARTA.CO.ID - Agenda Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mendadak viral di media sosial lantaran adanya insiden perkelahian antar peserta.


Kericuhan dan adegan adu jotos tersebut terjadi pada Senin (21/11/2022) sekitar pukul 23.00 WIB.


Seperti diberitakan sebelumnya Munas HIPMI XVII tersebut digelar di Hotel Alila Solo, Jawa Tengah, dan sempat dibuka oleh Presiden Joko Widodo.


Namun saat Munas telah berjalan, tensi mulai memanas karena banyaknya interupsi dari peserta.


Adapun korban berinisial MAA (40) warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dikabarkan mengalami luka dan telah dibawa ke Rumah Sakit Dr Moewardi, Kota Solo.


Baca juga: Di Depan Peserta Munas HIPMI, Jokowi: Ciptakan Pemilu 2024 yang Adem


Ketua Organizing Committe (OC) Munas HIPMI XVII Muhammad Ali Affandi membenarkan kejadian itu. Ia memperkirakan penyebab adu jotos peserta karena ada kesalahpahaman.


"Ini lagi saya cek (penyebab), soalnya ada berbagai macam versi (kejadian)," kata Muhammad Ali Affandi, Selasa (22/11/2022).


Namun Ali memastikan kericuhan dan adu jotos terjadi di luar sidang pleno Munas.


"Kejadiannya ini sudah selesai sidang pleno ditutup. (Adu jotos) di jalan keluar, kayaknya sih kalau saya lihat, miskomunikasi, salah paham," ujarnya.


Baca juga: Minta Pemilu 2024 Kondusif, Jokowi: Jangan Politisasi Agama dan Bawa Isu SARA


Ali juga mengatakan, pihaknya akan segera memediasi kedua anggota yang berseteru tersebut.


"Kita utamakan kekeluargaan, jadi mau dimediasi. Prinsipnya untuk menghindari miskomunikasi dan interprestasi," ungkapnya.


"(Pelaksanaan pleno) di-skors nanti kita lanjutkan dengan agenda forum ketum dulu untuk menyamakan persepsi dulu," tutup Ketua OC Munas itu.


BACA INI JUGA:

Dapatkan berita terkini lainnya, serta viral hari ini di Indonesia terbaru dan terpopuler dari Pewarta.co.id melalui platform Google News.
close