Tawuran Berujung Maut di Belawan Medan, 1 Pemuda Tewas Tertembak Senapan Angin Rakitan
![]() |
Tawuran di Belawan, Medan, Sumut, menewaskan seorang pemuda. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Situasi mencekam terjadi di kawasan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, setelah pecahnya bentrokan berdarah antara dua kelompok warga dari Lorong Melati dan Lorong Papan.
Insiden yang berlangsung pada Jumat (18/7/2025) malam, berujung tragis dengan tewasnya seorang pemuda berusia 24 tahun akibat tembakan senapan angin rakitan.
Peristiwa ini terjadi di Jalan TM Pahlawan, di mana kedua kelompok terlibat bentrok hebat menggunakan berbagai senjata seperti batu, senjata tajam, hingga senapan angin rakitan.
Aksi saling serang itu berlangsung hingga larut malam, menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat setempat.
Kapolsek Belawan, AKP Ponijo, membenarkan adanya korban jiwa dalam tawuran tersebut. Ia mengungkapkan bahwa korban merupakan warga Lorong Melati yang turut serta dalam keributan malam itu.
“Korban ikut dalam tawuran dan terkena tembakan senapan angin rakitan. Sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong,” ujar Ponijo, Selasa (22/7/2025).
Dari hasil penyelidikan sementara, kepolisian menduga aksi kekerasan ini merupakan rangkaian balas dendam atas insiden sebelumnya.
Sehari sebelum tawuran terjadi, seorang warga dari Lorong Papan diketahui meninggal akibat luka serius yang didapat dalam peristiwa serupa.
“Diduga ini aksi balas dendam. Sebelumnya ada warga Lorong Papan yang terluka dan meninggal dunia pada Kamis, sehari sebelum kejadian. Saat ini kami masih menyelidiki siapa pelaku penembakan terhadap korban. Sejumlah saksi telah kami periksa,” jelas Ponijo.
Polisi kini terus menggali keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap siapa pelaku yang menembakkan senapan angin rakitan hingga menyebabkan kematian. Sementara itu, suasana di kawasan Belawan masih belum sepenuhnya kondusif.
Sebagai langkah antisipasi, aparat gabungan dari kepolisian dan pemerintahan kecamatan setempat telah mendirikan posko pengamanan di titik-titik rawan bentrokan.
Warga pun diminta untuk menahan diri dan tidak terpancing oleh provokasi yang dapat memperkeruh situasi.
"Hingga kini belum ada tersangka yang ditangkap. Proses penyelidikan masih terus berjalan,” pungkas Kapolsek Belawan.