Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Pasar Saham Bergejolak Imbas Demo Buruh, IHSG Terjun Bebas ke 7.899

Pasar Saham Bergejolak Imbas Demo Buruh, IHSG Terjun Bebas ke 7.899
Pasar Saham Bergejolak Imbas Demo Buruh, IHSG Terjun Bebas ke 7.899.

PEWARTA.CO.ID — Pasar modal Indonesia dibuka dengan tekanan kuat pada perdagangan Jumat (29/8/2025), menyusul aksi demo buruh yang digelar sehari sebelumnya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terkoreksi 0,66 persen ke level 7.899 saat pembukaan.

Seiring berjalannya perdagangan, tekanan jual semakin kuat hingga IHSG turun lebih dalam sebesar 1,22 persen ke 7.855.

Data awal menunjukkan terdapat 130 saham berada di zona hijau, 354 melemah, sementara 472 lainnya stagnan.

Nilai transaksi awal tercatat mencapai Rp926 juta dengan volume perdagangan 2,2 miliar lembar saham.

Indeks-indeks lain juga turut mengalami penurunan signifikan. LQ45 merosot 1,32 persen ke 800,86, JII turun 1,54 persen ke 517,52, MNC36 terkoreksi 1,53 persen ke 321,27, dan IDX30 anjlok 1,45 persen ke 415,24.

Pelemahan juga menyapu hampir seluruh sektor. Energi melemah 1,09 persen, konsumer non-siklikal 0,70 persen, konsumer siklikal 1,83 persen, keuangan 1,15 persen, infrastruktur 2,08 persen, properti 1,94 persen, bahan baku 1,76 persen, transportasi 1,02 persen, industri 0,39 persen, teknologi 1,02 persen, dan kesehatan 0,72 persen.

Meski mayoritas saham terkoreksi, beberapa emiten justru mencatat kenaikan tajam. Saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) memimpin penguatan dengan lonjakan 30,70 persen ke Rp149, diikuti PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) yang menguat 25 persen ke Rp825, serta PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) yang melesat 24,70 persen ke Rp3.080.

Di sisi lain, daftar saham yang mengalami penurunan paling signifikan diisi oleh PT Sinarmas Asset Management Tbk (XSBC) yang terjun 13,11 persen ke Rp106, PT Voksel Electric Tbk (VOKS) melemah 10,32 persen ke Rp226, dan PT Mitra Investindo Tbk (MITI) yang terkoreksi 9,93 persen ke Rp254.

Advertisement
Advertisement
Advertisement