Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Viral Guru di Pedalaman Papua Diberi Hadiah Hasil Bumi dari Murid, Jadi Momen Haru Hari Guru Nasional

Viral Guru di Pedalaman Papua Diberi Hadiah Hasil Bumi dari Murid, Jadi Momen Haru Hari Guru Nasional
Viral Guru di Pedalaman Papua Diberi Hadiah Hasil Bumi dari Murid, Jadi Momen Haru Hari Guru Nasional

PEWARTA.CO.ID — Sebuah video yang memperlihatkan momen haru antara seorang guru dan murid-muridnya di pedalaman Papua mendadak viral di media sosial.

Dalam video tersebut, sang guru bernama Yasmin tampak menerima berbagai hadiah sederhana namun penuh makna dari para siswanya. Bukan barang mahal atau bingkisan mewah, hadiah itu berupa hasil bumi yang dipanen dari kebun orang tua murid.

Adegan itu terekam saat para siswa maju satu per satu membawa pemberian yang mereka persiapkan di rumah. Ada yang membawa seikat daun singkong, beberapa buah jeruk, ubi hasil panen, hingga sebuah nanas matang. Semua diberikan dengan wajah penuh bangga sembari mengucapkan selamat ulang tahun kepada sang guru.

Namun yang menarik, Yasmin justru sempat kebingungan. Ia menjelaskan bahwa hari tersebut bukan hari ulang tahunnya.

Berikut percakapan yang terekam dalam video yang diunggah di TikTok:

"Ibu guru selamat ulang tahun, kita ada bawakan ibu guru buah dan sayuran," ujar murid-murid.

"Ibu guru tidak ulang tahun. Siapa yang bilang?"

"Jadi ini hari apa, Ibu Guru?"

"Hari ini itu Hari Guru Nasional, terima kasih banyak ya."

Ucapan polos para murid dan hadiah sederhana itu justru membuat suasana semakin menyentuh. Netizen menilai hadiah tersebut adalah wujud ketulusan yang jarang ditemui, terlebih di era ketika perayaan Hari Guru Nasional sering diwarnai kado mewah dan serba instan.

Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @miniiiiii593 pada Jumat (28/11/2025). Unggahan itu langsung banjir komentar positif dari warganet yang ikut terharu dengan ketulusan pemberian para murid di pedalaman Papua tersebut.

Berikut sejumlah komentar warganet:

Pih: “dari sekian banyak yang ngerayain, ini yang paling istimewa ????????????????”

B A G U S S A L T A U F: “Dari sekian banyaknya perayaan Hari Guru, ini yang bikin terharu ????. Sehat-sehat untuk semua guru di negeri ini.”

dellperkedell: “yakin banget, orang tuanya memilih ubi, buah, dan sayur yang paling bagus untuk dikasih ke ibu guru ???????? selamat Hari Guru, Ibu ????”

RitaKr*stiani: “Nangis aku ???????????????? bu boleh DM rekeningnya, mau ajakin makan anak-anak sekelas, tolong.”

Riana: “Kado Hari Guru yang paling istimewa.????????”

niaaa: “bahkan singkongnya sudah dikupas kulit luarnya supaya tidak ada tanah-tanahnya ????”

Lucile: “Kayaknya kalau aku ngajar di sana, tiap hari nangis.”

Novita Sari: “Ibu tidak hanya dirayakan oleh siswa saja, tapi orang tuanya juga, karena hadiah berasal dari hasil kebun yang mereka tanam bukan hari ini, tapi berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Selamat sudah dirayakan ya Bu, mereka semua sayang ibu ????????“

Casanova29: “Di saat anak-anak lain di kota besar memberikan kado bucket, dll., tapi anak-anak Papua memberikan guru mereka hasil kekayaan alam tanah Papua. Tuhan memberkati.”

iyutt ˃ᴗ˂ ♡ ʚ♡ɞ: “harusnya uang persembahan itu disalurkan ke sini ????”

NaraAdiba: “Yang komen ‘Hari Guru ngapain ngasih hadiah’... lihat mereka dan orang tuanya, lebih menghargai guru yang telah mengajarkan anak-anaknya. Yang bilang gak semua mampu, bukan masalah mampu nggaknya, tapi niat dan ikhlasnya aja sih.”

shin????: “akhirnya nemu alasan gak cocok jadi guru, gampang nangis soalnya ????”

Hi Dinst: “Bu guru kalau sudah masak bagi saya ya ????”

Fell????: “kak mau ngajar di sana, tapi nggak tahu caranya ????”

Rahasiacantikku♡: “Yang ini yang paling istimewa ????”

Zahi: “Hari Guru tadi anakku gak bawa kado untuk gurunya. Pas pulang dia bilang yang lain bawa kado, terus kubilang besok aja baru bawa. Aku inisiatif beli tas, ya semampuku, bukan dari merek terkenal tapi biasa-biasa saja. Deg-degan kira-kira gurunya suka nggak ya?”

Momen sederhana ini kembali membuka mata banyak orang tentang bagaimana pendidikan di daerah terpencil tetap dijalankan dengan penuh cinta dan rasa hormat.

Hadiah hasil bumi yang disiapkan dengan susah payah itu menjadi simbol penghargaan tertinggi dari para murid dan orang tua mereka kepada sosok guru yang telah membimbing dengan sepenuh hati.

Video tersebut tak hanya menyentuh perasaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa ketulusan tidak harus diwujudkan dalam bentuk materi mahal, melainkan melalui niat baik yang datang dari hati.

Advertisement
Advertisement
Advertisement