88.519 Pekerja di Indonesia Kena PHK Sepanjang 2025, Jawa Barat Tertinggi
![]() |
| 88.519 Pekerja di Indonesia Kena PHK Sepanjang 2025, Jawa Barat Tertinggi |
PEWARTA.CO.ID — Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia sepanjang 2025 tercatat mengalami peningkatan signifikan. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melaporkan total 88.519 tenaga kerja kehilangan pekerjaan sejak Januari hingga Desember 2025.
Jumlah tersebut menunjukkan lonjakan dibandingkan periode sebelumnya. Berdasarkan data resmi, angka PHK pada bulan sebelumnya masih berada di kisaran 79.302 orang. Artinya, dalam satu bulan terakhir terjadi penambahan cukup besar pada jumlah pekerja yang terdampak.
Tak hanya itu, jika dibandingkan dengan tahun 2024, tren PHK juga menunjukkan kenaikan. Pada tahun lalu, jumlah pekerja yang terkena PHK tercatat sebanyak 77.965 orang. Dengan demikian, sepanjang 2025 terjadi peningkatan sekitar 10.554 orang yang kehilangan pekerjaan.
Kemnaker menyebut, data tersebut berasal dari klasifikasi peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
"Pada periode Januari sampai dengan Desember 2025 terdapat 88.519 orang tenaga kerja ter-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang terklasifikasi sebagai peserta program JKP," tulis keterangan resmi yang dikutip dari laman Satudata Kemnaker, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Jawa Barat tertinggi
Secara wilayah, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah PHK paling banyak sepanjang 2025. Total terdapat 18.815 pekerja yang kehilangan pekerjaan di provinsi tersebut, atau setara sekitar 21,26 persen dari keseluruhan korban PHK nasional.
Posisi kedua ditempati Jawa Tengah dengan total 14.700 orang terdampak PHK. Sementara itu, Provinsi Banten berada di urutan ketiga dengan 10.376 pekerja yang kehilangan mata pencaharian.
DKI Jakarta menempati peringkat keempat dengan 6.311 orang terkena PHK, disusul Jawa Timur di posisi kelima dengan total 5.949 orang sepanjang 2025.
Daftar 10 provinsi dengan PHK terbanyak 2025
Mengacu pada data Satudata Kemnaker, berikut sepuluh provinsi dengan jumlah PHK tertinggi sepanjang tahun 2025:
- Jawa Barat: 18.815 orang
- Jawa Tengah: 14.700 orang
- Banten: 10.376 orang
- DKI Jakarta: 6.311 orang
- Jawa Timur: 5.949 orang
- Sulawesi Selatan: 4.297 orang
- Kalimantan Timur: 3.917 orang
- Kepulauan Riau: 3.265 orang
- Kalimantan Barat: 2.577 orang
- Riau: 2.546 orang
Lonjakan angka PHK ini menjadi sorotan serius, mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi masyarakat dan stabilitas ketenagakerjaan nasional. Pemerintah pun diharapkan terus memperkuat perlindungan pekerja, termasuk optimalisasi program JKP bagi korban PHK.
