Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Hadiri Rakornas Kepariwisataan 2026, Wapres Gibran Siap Benahi Infrastruktur Wisata Demi Kejar Target Pariwisata

Hadiri Rakornas Kepariwisataan 2026, Wapres Gibran Siap Benahi Infrastruktur Wisata Demi Kejar Target Pariwisata
Hadiri Rakornas Kepariwisataan 2026, Wapres Gibran Siap Benahi Infrastruktur Wisata Demi Kejar Target Pariwisata

PEWARTA.CO.ID — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembenahan sektor pariwisata nasional guna menjaga tren positif capaian sepanjang 2025 dan menatap target yang lebih tinggi pada 2026.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepariwisataan Tahun 2026 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta.

Dalam forum tersebut, Wapres Gibran menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh pemangku kepentingan pariwisata yang berhasil mendorong kontribusi sektor ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional hingga diperkirakan mencapai 4,9 persen. Angka tersebut dinilai melampaui target yang sebelumnya ditetapkan untuk 2025.

Memasuki tahun 2026, Wapres menekankan pentingnya menjaga kesinambungan program dan meningkatkan kualitas pelaksanaan agar pertumbuhan sektor pariwisata tetap terjaga. Ia optimistis target yang dicanangkan dapat tercapai jika kinerja tahun sebelumnya tidak hanya dipertahankan, tetapi juga diperkuat.

“Jika apa yang sudah dilakukan di 2025 ini dipertahankan dan ditingkatkan, saya yakin ini (2026) targetnya bisa tercapai,” ucap Wapres.

Gibran menilai, capaian positif tersebut masih memiliki ruang besar untuk dikembangkan. Upaya peningkatan kualitas destinasi, penguatan daya saing pariwisata, serta kolaborasi lintas sektor secara berkelanjutan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan yang lebih optimal.

Ia juga menyoroti indikator-indikator utama pariwisata nasional yang menunjukkan performa menggembirakan, mulai dari jumlah wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara, devisa yang dihasilkan, hingga penyerapan tenaga kerja.

“Jadi terkait jumlah wisman (wisatawan mancanegara), terkait spending devisa, jumlah wisnus (wisatawan nusantara), tenaga kerja, kontribusi PDB (Produk Domestik Bruto). Ini saya kira sudah cukup baik dan ini saya lihat angka-angkanya melebihi target. Terima kasih untuk kerja kerasnya Bapak-Ibu semua,” tutur Wapres.

Sebagai Ketua Tim Koordinasi Kepariwisataan, Gibran memaparkan sejumlah fokus strategis pengembangan pariwisata nasional ke depan. Di antaranya adalah penguatan infrastruktur penunjang destinasi, peningkatan aksesibilitas dan keselamatan transportasi wisata, pembenahan kebijakan visa, serta penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga mutu dan kenyamanan destinasi wisata.

Menjelang momentum libur Idulfitri 2026, Wapres juga mengingatkan agar persiapan dilakukan lebih awal. Menurutnya, pembenahan destinasi dan peningkatan kenyamanan wisatawan harus menjadi perhatian bersama agar lonjakan kunjungan dapat dikelola dengan baik.

“Persiapan yang lebih matang juga terkait perbaikan-perbaikan infrastruktur di tempat-tempat tujuan wisata,” imbuhnya.

Mengakhiri Rakornas Kepariwisataan 2026, Gibran menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan kerja sama antarkementerian, lembaga, serta seluruh pemangku kepentingan pariwisata agar program yang dijalankan semakin solid dan berdampak nyata.

“Semakin solid, sinergi dan kerja-kerja kolaboratif seperti ini harus ditingkatkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana turut melaporkan kinerja sektor pariwisata sepanjang 2025 yang dinilai sangat positif. Ia menyatakan optimisme bahwa kontribusi pariwisata terhadap PDB nasional akan semakin optimal.

“Kami optimistis di tahun ini kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB nasional akan optimal. Berdasarkan estimasi dari Bank Mandiri, kontribusi bahkan diperkirakan akan menumbuh 4,9 persen,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement
Advertisement