Kepulauan Talaud Sulut Diguncang Gempa Kuat M7,1, BNPB Pastikan Belum Ada Laporan Korban Jiwa
![]() |
| Kepulauan Talaud Sulut Diguncang Gempa Kuat M7,1 |
PEWARTA.CO.ID — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, pada Sabtu (10/1/2025).
Guncangan kuat tersebut sempat membuat warga panik, meski dipastikan tidak berpotensi tsunami karena pusat gempa berada di laut.
Berdasarkan informasi awal, gempa terjadi di kedalaman 17 kilometer dengan titik koordinat 3,64 Lintang Utara dan 126,98 Bujur Timur.
Lokasi pusat gempa tercatat berada sekitar 52 kilometer di tenggara Melonguane, 124 kilometer barat daya Pulau Karatung, 165 kilometer timur laut Tahuna di Kepulauan Sangihe, serta 319 kilometer barat laut Ternate, Maluku Utara.
Belum ada laporan korban jiwa
Pasca-gempa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Talaud bersama BPBD Provinsi Sulawesi Utara langsung turun melakukan pemantauan dan monitoring lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah terdampak sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan.
"Hingga laporan ini disusun, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Minggu (11/1/2025).
BNPB menegaskan bahwa sejauh ini situasi masih terkendali. Namun, proses pendataan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan yang luput dari perhatian petugas.
Guncangan terasa kuat hingga puluhan detik
Masyarakat di wilayah Kepulauan Talaud dilaporkan merasakan guncangan cukup kuat selama sekitar 20 hingga 30 detik. Getaran tersebut memicu kepanikan, sehingga sebagian warga memilih keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan mencari tempat yang dianggap lebih aman.
Meski tidak menimbulkan tsunami, kekuatan gempa yang signifikan membuat suasana di sejumlah permukiman sempat mencekam. Warga pun diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan aktivitas gempa lanjutan.
BNPB minta warga tetap waspada
Menanggapi kejadian tersebut, BNPB mengingatkan masyarakat agar tidak panik dan tetap mengikuti arahan dari pihak berwenang. Kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama bagi warga yang tinggal di bangunan yang berpotensi mengalami kerusakan akibat guncangan.
"Masyarakat juga diminta untuk menghindari bangunan yang mengalami kerusakan, memastikan kondisi lingkungan sekitar aman, serta mengikuti informasi resmi dari instansi terkait," katanya.
BNPB memastikan akan terus berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk memantau perkembangan situasi di Kepulauan Talaud. Warga diimbau hanya mempercayai informasi resmi dan tidak terpancing isu atau kabar yang belum dapat dipertanggungjawabkan.
