Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Link Asli Seleb Batang Timur Durasi 16 Detik, Apakah Video Benar-benar Ada?

Link Asli Seleb Batang Timur Durasi 16 Detik, Apakah Video Benar-benar Ada?
Link Asli Seleb Batang Timur Durasi 16 Detik, Apakah Video Benar-benar Ada?

PEWARTA.CO.ID — Pencarian terkait link asli seleb Batang Timur durasi 16 detik mendadak melonjak di media sosial. Warganet penasaran, benarkah video yang viral di TikTok dan X tersebut benar-benar ada, atau hanya sekadar isu yang digoreng demi sensasi?

Video yang disebut berdurasi 16 detik itu ramai diperbincangkan setelah muncul di berbagai unggahan dengan tagar seperti #batangtimur, #viral, dan #fyp. Salah satu unggahan yang menyita perhatian berasal dari akun X @bgasaja dengan keterangan berbahasa Jawa.

“Krungu seleb e Batang Timur ijek viral kenopo ya,” tulis postingan @bgasaja sebagaimana dikutip dari JatimNetwork.com.

Unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 168 ribu kali, memicu spekulasi liar terkait isi video serta keberadaan link asli yang kini ramai diburu warganet.

MASIH TERKAIT!

Video Batang Timur 16 Detik Viral di TikTok dan X, Ini Kronologi yang Bikin Heboh

Kronologi viral video Batang Timur 16 detik

Berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber, video Batang Timur 16 detik ini diduga melibatkan seorang perempuan berinisial A yang disebut berasal dari wilayah Batang Timur. Peristiwa ini dikabarkan bermula pada Senin malam, 5 Januari 2026.

Akun TikTok @sahrulsukajajan, mengungkapkan bahwa pada malam tersebut rumah seseorang bernama Aji didatangi oleh A bersama beberapa orang lainnya. Kedatangan itu disebut sebagai upaya klarifikasi atas dugaan pencemaran nama baik.

Dalam situasi tersebut, korban disebut mendapat tekanan untuk membuat sebuah video klarifikasi. Bahkan, terdapat dugaan ancaman yang membuat korban terpaksa menuruti permintaan tersebut.

RELEVAN DIBACA!

Lagi Viral Video Batang Timur Berdurasi 16 Detik, Waspada Informasi dan Tautan Palsu yang Bikin Rugi

Dugaan love scam dan ancaman penyebaran video

Versi kronologi lain menyebutkan bahwa kasus ini berawal dari perkenalan korban dengan seseorang melalui media sosial. Komunikasi yang awalnya wajar perlahan berkembang menjadi hubungan emosional.

Pelaku diduga menggunakan modus love scam untuk mendapatkan kepercayaan korban. Setelah hubungan berjalan cukup lama, pelaku disebut meminta sejumlah uang. Ketika permintaan tersebut tidak dipenuhi, ancaman pun muncul, termasuk dugaan penyebaran data pribadi dan rekaman video korban.

Tak lama berselang, video Batang Timur 16 detik mulai ramai dibicarakan dan viral di media sosial.

Benarkah link asli video Batang Timur ada?

Hingga kini, tidak ada konfirmasi resmi terkait keberadaan link asli seleb Batang Timur durasi 16 detik. Banyak tautan yang beredar justru mengarah ke situs tidak jelas, grup tertutup, hingga potensi penipuan digital.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dan tidak sembarangan mengklik tautan yang mengatasnamakan video viral.

Tips aman menghadapi video viral dan hoaks

1. Jangan mudah percaya judul sensasional

Maraknya pencarian link asli seleb Batang Timur durasi 16 detik kerap dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab melalui judul clickbait. Judul yang menjanjikan akses cepat ke video viral sering kali tidak sesuai fakta dan justru mengarahkan pengguna ke situs berbahaya.

2. Periksa kredibilitas sumber informasi

Sebelum mempercayai atau membagikan sebuah informasi, pastikan sumbernya berasal dari media online yang kredibel. Hindari mempercayai unggahan dari akun anonim, grup tertutup, atau situs yang tidak memiliki identitas jelas.

3. Hindari mengklik tautan berdalih link asli

Banyak tautan yang mengklaim sebagai “link asli video Batang Timur” ternyata berisi iklan berlebihan, phishing, hingga malware. Mengklik tautan semacam ini berisiko mencuri data pribadi dan membahayakan keamanan perangkat.

4. Jangan memasukkan data pribadi di situs tidak resmi

Situs palsu sering meminta pengguna memasukkan email, nomor telepon, atau bahkan akun media sosial dengan alasan verifikasi. Praktik ini patut diwaspadai karena berpotensi digunakan untuk penipuan atau penyalahgunaan data.

5. Tahan diri untuk ridak menyebarkan ulang konten sensitif

Menyebarkan ulang video atau informasi yang belum terverifikasi dapat memperparah dampak psikologis dan sosial bagi korban. Sikap bijak dengan menahan diri justru membantu menghentikan rantai penyebaran hoaks.

Di tengah maraknya konten viral, pengguna media sosial diharapkan lebih bijak. Tidak menyebarkan ulang konten sensitif dan tidak ikut menyebarkan rumor dapat membantu melindungi korban sekaligus menjaga keamanan digital diri sendiri.

Advertisement
Advertisement
Advertisement