Salip Tesla, BYD Jadi Raja Mobil Listrik Dunia di 2025
![]() |
| BYD Jadi Raja Mobil Listrik Dunia di 2025 |
PEWARTA.CO.ID — Produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, sukses menyalip Tesla dan mengukuhkan diri sebagai produsen mobil listrik terbesar di dunia, seiring melonjaknya penjualan sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan laporan Electrek, BYD mencatat penjualan kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) sebanyak 2.254.714 unit selama 2025.
Capaian tersebut melonjak 27,9 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), menandai performa penjualan yang sangat solid di tengah persaingan ketat pasar EV global.
Sebaliknya, Tesla harus puas berada di posisi kedua. Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat itu melaporkan total pengiriman sebanyak 1.636.129 unit sepanjang 2025.
Angka itu justru mengalami penurunan sekitar sembilan persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan selisih lebih dari 600 ribu unit, BYD pun resmi menggeser dominasi Tesla yang telah bertahan selama beberapa tahun terakhir.
Insentif pajak dicabut, penjualan Tesla tertekan
Mengutip laporan Antara, penurunan performa Tesla mulai terlihat jelas sejak September 2025. Salah satu faktor utamanya adalah pencabutan insentif pajak kendaraan listrik oleh pemerintah Amerika Serikat, yang sebelumnya menjadi daya tarik utama bagi konsumen.
Dampaknya cukup signifikan. Penjualan Tesla pada kuartal keempat 2025 tercatat merosot hingga sekitar 16 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024. Kondisi ini membuat Tesla kesulitan menjaga momentum penjualan di paruh akhir tahun.
Penjualan BYD tak hanya EV murni
Perlu dicatat, angka 2,2 juta unit penjualan BYD tersebut hanya berasal dari kendaraan listrik murni (BEV). Namun, jika digabungkan dengan penjualan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), total distribusi kendaraan BYD sepanjang 2025 mencapai 4.550.036 unit.
Capaian ini menegaskan kekuatan strategi BYD yang tidak hanya fokus pada satu jenis teknologi, tetapi menawarkan berbagai opsi elektrifikasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar global.
Ekspansi global BYD makin agresif
Tak hanya berjaya di pasar domestik, BYD juga mencatat tonggak sejarah baru di kancah internasional. Sepanjang 2025, penjualan BYD di luar Tiongkok untuk pertama kalinya menembus angka satu juta unit. Jumlah tersebut melonjak hingga 150 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Keberhasilan ini tak lepas dari strategi ekspansi agresif serta kehadiran berbagai model baru dan pembaruan produk yang terus dilakukan BYD di berbagai negara.
Model Tesla dinilai mulai ketinggalan zaman
Di sisi lain, Tesla dinilai menghadapi tantangan serius dalam memperbarui portofolio produknya. Model andalan seperti Tesla Model Y dan Model 3 yang telah mendapatkan penyegaran memang masih menyumbang penjualan, namun dinilai belum cukup untuk mendongkrak pertumbuhan secara signifikan.
Minimnya kehadiran model generasi terbaru serta absennya pilihan kendaraan listrik dengan harga lebih terjangkau disebut menjadi faktor yang menahan laju penjualan Tesla sepanjang 2025.
Dengan performa kontras antara kedua raksasa EV ini, 2025 pun menjadi tahun bersejarah yang menandai pergeseran kekuatan industri kendaraan listrik dunia, di mana BYD kini berdiri di puncak klasemen global.
