Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Survei Median: Tingkat Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 54,5 Persen, Ini Alasannya

Survei Median: Tingkat Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 54,5 Persen, Ini Alasannya
Survei Median: Tingkat Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 54,5 Persen, Ini Alasannya

PEWARTA.CO.ID — Kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapatkan respons positif dari masyarakat.

Berdasarkan hasil survei terbaru Lembaga Survei Median, tingkat kepuasan publik terhadap duet pemimpin negara tersebut tercatat mencapai lebih dari separuh responden.

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, menyampaikan bahwa secara umum sebanyak 54,5 persen masyarakat menyatakan puas terhadap jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran. Sementara itu, sebanyak 41,3 persen responden mengaku belum puas.

“Ada 54,5 persen puas atas kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran secara umum dan 41,3 persen tidak puas,” ujar Direktur Eksekutif Median Rico Marbun saat merilis hasil survei terbaru secara daring, Selasa (20/1/2026).

Faktor kepuasan publik

Rico menjelaskan, terdapat sejumlah faktor utama yang menjadi alasan publik merasa puas terhadap kinerja pemerintah saat ini. Program makan bergizi gratis (MBG) menjadi penyumbang terbesar tingkat kepuasan, dengan persentase sebesar 12,6 persen.

Selain itu, upaya pemerintah dalam pemberantasan korupsi juga dinilai positif oleh 10,4 persen responden. Faktor lainnya adalah terpenuhinya janji-janji politik yang disampaikan sebelumnya, yang disebut oleh 8,4 persen responden sebagai alasan kepuasan mereka.

Alasan ketidakpuasan masyarakat

Di sisi lain, survei Median juga mencatat berbagai alasan yang membuat sebagian publik merasa belum puas terhadap kinerja Prabowo-Gibran.

Persoalan lapangan kerja menjadi sorotan utama, dengan 16,7 persen responden menilai janji penciptaan lapangan kerja belum sepenuhnya terealisasi.

Penanganan bencana yang dianggap kurang optimal juga menjadi perhatian, dengan persentase 13,3 persen.

Selain itu, program makan bergizi gratis kembali disorot dari sisi negatif, di mana 9,3 persen responden menilai program tersebut dinilai menghamburkan anggaran dan kurang efisien.

“Selanjutnya, penanganan bencana kurang bagus 13,3 persen, kemudian MBG hamburkan uang dan kurang efisien 9,3 persen,” imbuh Rico.

Survei Median: Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo-Gibran
Survei Median: Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo-Gibran.


Metodologi survei Median

Survei ini dilakukan oleh Lembaga Survei Median dengan menyasar responden pengguna media sosial di Indonesia. Pendekatan ini dipilih untuk memetakan opini publik yang aktif di ruang digital.

Pengambilan data berlangsung pada 9 hingga 13 Januari 2026. Kuesioner disebarkan melalui berbagai platform media sosial kepada pengguna aktif berusia 17 hingga di atas 60 tahun. Penyebaran responden dilakukan secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia, dengan target sampel sebanyak 1.000 responden.

Hasil survei ini memberikan gambaran awal tentang persepsi publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran di awal masa kepemimpinannya, sekaligus menjadi bahan evaluasi atas berbagai kebijakan yang telah dan akan dijalankan.

Advertisement
Advertisement
Advertisement