Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp94,8 Triliun, Kredit Macet 4,3 Persen
![]() |
| Ilustrasi. |
PEWARTA.CO.ID — Utang pinjaman online (pinjol) masyarakat Indonesia kembali mencetak rekor. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total outstanding pembiayaan industri peer to peer (P2P) lending mencapai Rp94,85 triliun per November 2025.
Nilai tersebut menunjukkan kenaikan dibandingkan posisi Oktober 2025 yang berada di angka Rp92,92 triliun. Secara tahunan, pertumbuhan utang pinjol nasional tercatat cukup signifikan.
Berdasarkan laporan OJK, outstanding pembiayaan pinjol per November 2025 melonjak 25,45 persen secara year on year (yoy). Lonjakan ini menandakan tingginya minat masyarakat terhadap layanan pinjaman berbasis digital, meski diiringi tantangan risiko kredit.
"Pada industri pinjaman daring, outstanding pembiayaan pada November 2025 tumbuh 25,45 persen yoy dengan nilai nominal sebesar Rp94,85 triliun," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya OJK Agusman di Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Kredit macet pinjol naik ke 4,33 persen
Seiring meningkatnya penyaluran pembiayaan, OJK juga mencatat adanya kenaikan tingkat kredit macet pinjol. Indikator wanprestasi 90 hari atau TWP90 per November 2025 berada di level 4,33 persen.
Angka tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada November 2024, TWP90 masih tercatat sebesar 2,52 persen. Sementara pada Oktober 2025, rasio kredit bermasalah pinjol berada di posisi 2,76 persen.
Meski meningkat, OJK menegaskan bahwa tingkat risiko tersebut masih dalam koridor aman sesuai ketentuan regulator. OJK menetapkan ambang batas TWP90 maksimal sebesar 5 persen.
"Tingkat risiko kredit secara agregat atau TWP90 berada di posisi 4,33 persen," kata Agusman.
Masih ada 9 pinjol belum penuhi modal inti
Di sisi lain, OJK mengungkapkan masih terdapat sejumlah perusahaan pinjol yang belum memenuhi ketentuan permodalan. Dari total 95 penyelenggara pinjaman daring yang terdaftar dan berizin, sembilan di antaranya belum memenuhi kewajiban modal inti minimal.
"9 dari 95 pindar yang belum penuhi ekuitas Rp12,5 miliar," ujar Agusman.
Ia menjelaskan, perusahaan pinjol yang belum memenuhi persyaratan tersebut telah menyampaikan rencana aksi atau action plan kepada OJK. Upaya yang ditempuh beragam, mulai dari penambahan modal disetor oleh pemegang saham hingga rencana penggabungan usaha atau merger dengan entitas lain.
OJK menegaskan akan terus memantau realisasi rencana tersebut guna memastikan industri pinjol tetap sehat, berkelanjutan, dan melindungi kepentingan konsumen.
Daftar 95 pinjol berizin OJK
Hingga saat ini, OJK mencatat terdapat 95 perusahaan pinjaman online yang telah terdaftar dan berizin. Beberapa di antaranya terdapat nama-nama platform populer, seperti AdaKami, Akulaku (Kredit Pintar), Amartha, Akseleran, Modalku, JULO, RupiahCepat, DanaRupiah, Indodana Fintech, Maucash, Easycash, KTA Kilat, Uangme, hingga UKU.
Selain itu, terdapat pula pinjol berbasis syariah seperti Alami, Ammana, DANA SYARIAH, Duha SYARIAH, ETHIS, dan PAPITUPI SYARIAH.
Daftar lengkap pinjol resmi tersebut mencakup total 95 entitas yang bergerak di layanan pendanaan digital P2P lending di Indonesia.
OJK mengimbau masyarakat agar selalu memastikan pinjol yang digunakan telah terdaftar dan berizin resmi.
Di tengah pertumbuhan utang pinjol yang kian besar, kehati-hatian dalam mengelola pinjaman dinilai menjadi kunci agar risiko kredit macet tidak terus meningkat.
Berikut daftar terbaru pinjol resmi berizin OJK
- AdaKami — PT Pembiayaan Digital Indonesia
- AdaModal — PT Solid Fintek Indonesia
- AdaPundi — PT Info Tekno Siaga
- Akseleran — PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia
- Aktivaku — PT Aktivaku Investama Teknologi
- Alami — PT Alami Fintek Sharia
- Amartha — PT Amartha Mikro Fintek
- Ammana — PT Ammana Fintek Syariah
- Asetku — PT Pintar Inovasi Digital
- Avantee — PT Grha Dana Bersama
- AwanTunai — PT Simplefi Teknologi Indonesia
- BantuSaku — PT Smartec Teknologi Indonesia
- BATUMBU — PT Berdayakan Usaha Indonesia
- Boost — PT Creative Mobile Adventure
- Cairin — PT Idana Solusi Sejahtera
- Cashcepat — PT Artha Permata Makmur
- cicil — PT Cicil Solusi Mitra Teknologi
- Crowdo — PT Mediator Komunitas Indonesia
- DANA SYARIAH — PT Dana Syariah Indonesia
- DanaBagus — PT Dana Bagus Indonesia
- danabijak — PT Digital Micro Indonesia
- Danacita — PT Inclusive Finance Group
- Danai.id — PT Adiwisista Finansial Teknologi
- Danain — PT Mulia Inovasi Digital
- Danakini — PT Dana Kini Indonesia
- Danamas — PT Pasar Dana Pinjaman
- Danamerdeka — PT Inetkno Raya
- DanaRupiah — PT Layanan Keuangan Berbagi
- Doeku — PT Doeku Field Indonesia
- Dompet Kilat — PT Indo Fin Tek
- Duha SYARIAH — PT Duha Madani Syariah
- DUMI — PT Fidac Inovasi Teknologi
- Easycash — PT Indonesia Fintopia Technology
- EDUFUND — PT Fintech Bina Bangsa
- Esta Kapital — PT Esta Kapital Fintek
- ETHIS — PT Ethis Fintek Indonesia
- Findaya — PT Mapan Global Reksa
- Finmas — PT Oriente Mas Sejahtera
- Finplus — PT Rezeki Bersama Teknologi
- FINTAG — PT Fintegra Homido Indonesia
- GandengTangan — PT Kreasi Anak Indonesia
- Gradana — PT Gradana Teknoruci Indonesia
- iGrow — PT LinkAja Modalin Nusantara
- Indodana Fintech — PT Artha Dana Teknologi
- Indofund.id — PT Bursa Akselerasi Indonesia
- Indosaku — PT Indosaku Digital Teknologi
- Invoila — PT Sol Mitra Fintec
- Ivoji — PT Finansia Aira Teknologi
- JULO — PT JULO Teknologi Finansial
- KawanCicil — PT Kawan Cicil Teknologi Utama
- KLIK KAMI — PT Harapan Fintech Indonesia
- KlikA2C — PT Aman Cermat Cepat
- KlikCair — PT Klikcair Magga Jaya
- klikUMKM — PT Pinjaman Kemakmuran Rakyat
- KoinP2P — PT Lunaria Annua Teknologi
- Komunal — PT Komunal Finansial Indonesia
- KrediFazz — PT KrediFazz Digital Indonesia
- Kredinesia — PT Kreditku Teknologi Indonesia
- Kredit Pintar — PT Kredit Pintar Indonesia
- KREDITO — PT Fintek Digital Indonesia
- KreditPro — PT Tri Digi Fin
- KTA Kilat — PT Pendanaan Teknologi Nusa
- 360 KREDI — PT Inovasi Terdepan Nusantara
- LAHAN SIKAM — PT Lampung Berkah Finansial Teknologi Lentera Dana Nusantara — PT Lentera Dana Nusantara
- lumbungdana — PT Lumbung Dana Indonesia
- Maucash — PT Astra Welab Digital Arta
- Mekar — PT Mekar Investama Teknologi
- Modal Nasional — PT Solusi Teknologi Finansial
- Modalku — PT Mitrausaha Indonesia Grup
- ModalRakyat — PT Modal Rakyat Indonesia
- OVO Finansial — PT Indonusa Bara Sejahtera
- PAPITUPI SYARIAH — PT Piranti Alphabet Perkasa
- Pijar — PT IKI Karunia Indonesia
- Pinjam Gampang — PT Kredit Plus Teknologi
- PinjamanGo — PT Dana Pinjaman Inklusif
- PinjamDuit — PT Stanford Teknologi Indonesia
- Pinjamin — PT Progo Puncak Group
- PinjamModal — PT Finansial Integrasi Teknologi
- Pinjamyuk — PT Kuai Kuai Tech Indonesia
- Pintek — PT Pinduit Teknologi Indonesia Pohondana — PT Pohon Dana Indonesia
- qazwa.id — PT Qazwa Mitra Hasanah
- Restock.ID — PT Cerita Teknologi Indonesia
- RupiahCepat — PT Kredit Utama Fintech Indonesia
- SamaKita — PT Sejahtera Sama Kita
- SAMIR — PT Sahabat Mikro Fintek
- Sanders One Stop Solution — PT Satustop Finansial Solusi
- Singa — PT Abadi Sejahtera Finansindo
- SOLUSIKU — PT Anugerah Digital Indonesia
- Tokomodal — PT Toko Modal Mitra Usaha
- TrustIQ — PT Trust Teknologi Finansial
- Uangme — PT Uangme Fintek Indonesia
- UATAS — PT Plus Ultra Abadi
- UKU — PT Teknologi Merlin Sejahtera
