Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Viral! Puskesmas di Kolaka Utara Diduga Jadi Lokasi Dugem dan Pesta Miras Saat Tahun Baru

Viral! Puskesmas di Kolaka Utara Diduga Jadi Lokasi Dugem dan Pesta Miras Saat Tahun Baru
Viral! Puskesmas di Kolaka Utara Diduga Jadi Lokasi Dugem dan Pesta Miras Saat Tahun Baru

PEWARTA.CO.ID — Sebuah video yang menampilkan perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 mendadak ramai diperbincangkan di media sosial.

Rekaman tersebut memperlihatkan suasana pesta minuman keras (miras) dan hiburan musik ala diskotek yang disebut-sebut berlangsung di area Puskesmas Latowu, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam tayangan video yang beredar luas, tampak sejumlah botol miras tersusun di atas meja tepat di depan bangunan Puskesmas Latowu.

Beberapa perempuan terlihat berjoget mengikuti irama musik DJ, sementara sejumlah pria dan bahkan anak-anak ikut berkumpul menikmati suasana malam tahun baru tersebut.

Tak hanya itu, perangkat sound system terlihat dipasang persis di sisi pintu masuk bangunan puskesmas.

Beberapa perempuan juga tampak mengenakan busana yang dinilai kurang pantas untuk sebuah area fasilitas kesehatan, sehingga memicu reaksi keras dari warganet.

Perayaan tersebut juga semakin semarak dengan pesta kembang api yang dinyalakan di sekitar lokasi, memperkuat kesan bahwa area puskesmas dijadikan tempat hiburan malam layaknya lokasi dugem.

Viralnya video ini pun menuai sorotan publik. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana mungkin sebuah fasilitas kesehatan digunakan sebagai tempat pesta miras dan hiburan malam, terlebih saat momen pergantian tahun.

TAK KALAH HEBOH!

Viral Video Mesum Durasi 50 Detik Diduga Pegawai RSUD Kudus, Terekam CCTV Sedang Berpelukan dan Berciuman

Menanggapi kehebohan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka Utara akhirnya angkat bicara.

Kepala Dinas Kesehatan Kolaka Utara, Irham, menegaskan bahwa lokasi dalam video tersebut bukanlah fasilitas pelayanan kesehatan yang sedang beroperasi.

“Perlu kami luruskan bahwa bangunan tersebut belum digunakan untuk pelayanan kesehatan. Aktivitas pelayanan kesehatan masyarakat Desa Latowu, Kecamatan Batu Putih, saat ini masih berjalan di puskesmas sementara,” ujar Irham dikutip dari laman Pemkab Kolut, Sabtu (3/1/2026).

Irham menjelaskan, bangunan Puskesmas Latowu yang viral tersebut masih berada dalam tahap pembangunan dan belum difungsikan sebagai puskesmas. Bahkan, bangunan itu juga belum berstatus sebagai puskesmas rawat inap.

Ia menambahkan, secara lokasi, bangunan puskesmas yang dimaksud berada hampir berseberangan dengan puskesmas sementara yang saat ini aktif memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat.

Menurut Irham, kondisi inilah yang kemudian memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat. Banyak pihak mengira bahwa pesta miras dan dugem tersebut berlangsung di fasilitas kesehatan yang sedang aktif beroperasi, padahal kenyataannya tidak demikian.

Advertisement
Advertisement
Advertisement