Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Frank de Boer Dukung Perkembangan Sepak Bola Indonesia, Ini Harapannya

Frank de Boer Dukung Perkembangan Sepak Bola Indonesia, Ini Harapannya
Frank de Boer Dukung Perkembangan Sepak Bola Indonesia, Ini Harapannya

PEWARTA.CO.ID — Legenda FC Barcelona dan tim nasional Belanda, Frank de Boer, menyampaikan harapan besarnya terhadap masa depan sepak bola Indonesia saat berkunjung ke Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Kehadirannya bukan sekadar memenuhi agenda seremonial, tetapi membawa pesan kuat mengenai pentingnya kolaborasi strategis dalam membangun fondasi olahraga Tanah Air.

Mantan bek tengah yang memperkuat Barcelona pada periode 1999–2003 itu hadir sebagai tamu istimewa dalam peluncuran kartu debit edisi khusus hasil kolaborasi BRI dan klub raksasa asal Spanyol tersebut di Mall Kota Kasablanka.

Di tengah kemeriahan acara, De Boer menyoroti pentingnya sinergi antara institusi keuangan dan klub sepak bola global untuk memperkuat ekosistem olahraga dari level akar rumput.

Kolaborasi finansial dan pendidikan untuk masa depan

Menurut De Boer, kemitraan antara BRI dan Barcelona memiliki cakupan yang jauh melampaui aspek komersial. Ia menilai kerja sama tersebut memuat visi jangka panjang, terutama dalam pembinaan karakter, edukasi, serta pengembangan talenta muda.

"Kami di Barcelona terlibat dalam pengembangan sepak bola dan pertumbuhan masyarakat. Bukan hanya di dalam lapangan, tetapi juga secara finansial dan pendidikan," ujar sosok yang juga pernah melatih AFC Ajax dan Inter Milan tersebut, dikutip Minggu (15/2/2026).

Pria berusia 55 tahun itu menegaskan, dukungan finansial yang berkelanjutan menjadi elemen vital dalam mencetak atlet berkualitas. Ia menyadari tidak semua pemain muda akan mencapai level profesional. Karena itu, integrasi pendidikan serta literasi keuangan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan.

"Penting bagi kami untuk mendorong sepak bola dan pendidikan secara bersamaan. Itulah tujuan utama kami di sini," tegas saudara kembar dari Ronald de Boer tersebut.

Bagi De Boer, sepak bola modern menuntut ekosistem yang kokoh. Infrastruktur, pelatih berkualitas, pembinaan usia dini, hingga dukungan finansial yang stabil harus berjalan beriringan. Kolaborasi lintas sektor, termasuk perbankan, dinilainya sebagai salah satu kunci untuk memastikan pembinaan berjalan konsisten dan berkesinambungan.

Filosofi sejalan: Mes Que Un Club

Pandangan De Boer tersebut sejalan dengan komitmen BRI dalam menjalin kemitraan strategis. Direktur Network and Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto, menjelaskan bahwa pemilihan Barcelona sebagai mitra bukan keputusan tanpa pertimbangan filosofis.

"Barcelona dikenal sebagai klub untuk kalangan rakyat sejak berdiri tahun 1899. Hal ini mencerminkan kebersamaan dan perjuangan, sama seperti misi BRI sebagai bank milik pemerintah," ungkap Aquarius.

Slogan legendaris Barcelona, Mes Que Un Club (lebih dari sekadar klub), dinilai memiliki irisan nilai dengan visi BRI yang ingin hadir dekat dengan masyarakat serta mendukung gaya hidup dan aspirasi generasi muda.

Kolaborasi ini juga ditopang basis penggemar yang sangat besar. Secara global, Barcelona memiliki sekitar 529 juta penggemar. Sementara di Indonesia, jumlah pendukung klub berjuluk Blaugrana itu mencapai 28 juta orang—lebih dari separuh total basis fans mereka di Asia Tenggara.

Angka tersebut menunjukkan potensi luar biasa dalam membangun gerakan positif berbasis komunitas. Dengan keterlibatan aktif melalui program kolaboratif, jutaan penggemar di Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut ambil bagian dalam membangun budaya sepak bola yang sehat, inklusif, dan profesional.

Harapan untuk sepak bola Indonesia

Kunjungan De Boer ke Indonesia menjadi simbol bahwa sepak bola nasional memiliki perhatian dari figur kelas dunia. Ia berharap kolaborasi semacam ini mampu menghadirkan inspirasi nyata, khususnya bagi generasi muda yang bercita-cita meniti karier di dunia olahraga.

Lebih dari sekadar produk perbankan edisi khusus, kerja sama BRI dan Barcelona diproyeksikan sebagai pintu masuk untuk memperluas program edukasi, pembinaan, dan penguatan literasi finansial bagi talenta muda.

Dengan fondasi yang dibangun melalui sinergi lintas sektor, De Boer optimistis Indonesia dapat melahirkan lebih banyak pemain berbakat sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola nasional secara menyeluruh.

Advertisement
Advertisement
Advertisement