Video The Connell Twins Diduga Bocor dari OnlyFans, Netizen Buru Link Asli Konten si Kembar
![]() |
| Video The Connell Twins Diduga Bocor dari OnlyFans, Netizen Buru Link Asli Konten si Kembar |
PEWARTA.CO.ID — Jagat hiburan digital Indonesia kembali diramaikan isu viral yang menyeret nama The Connell Twins.
Duo kembar Christina dan Carlina O’Connell ini mendadak jadi sorotan setelah konflik terbuka dengan DJ Nathalie Holscher berbuntut pada perburuan jejak digital lama mereka.
Alih-alih dikenal karena karya terbaru, perhatian publik justru tertuju pada masa lalu keduanya di platform konten berbayar. Situasi ini memicu gelombang pencarian link video lama yang disebut-sebut berasal dari akun OnlyFans milik mereka.
Fenomena tersebut menunjukkan betapa cepatnya isu personal di media sosial berubah menjadi konsumsi massal. Konflik yang awalnya bersifat adu pendapat kini melebar menjadi eksplorasi masa lalu yang bersifat sensitif.
Konflik di media sosial jadi pemicu
Awal mula polemik ini dipicu perdebatan di ruang digital antara The Connell Twins dan DJ Nathalie Holscher. Perseteruan tersebut berkaitan dengan pembelaan terhadap Jennifer Coppen yang kemudian berkembang menjadi sindiran terbuka.
Pernyataan si kembar yang menyebut mereka “tidak kenal Nathalie tapi tahu Sule” sontak memancing respons keras warganet. Kalimat tersebut dengan cepat menyebar dan memicu perdebatan baru.
Alih-alih berhenti pada adu argumen, sebagian netizen justru menggali masa lalu keduanya. Dalam dinamika media sosial, konflik publik sering kali memicu rasa ingin tahu berlebihan yang berujung pada pencarian konten lama yang seharusnya bersifat privat.
Pencarian “link video” melonjak tajam
Dalam waktu singkat, kata kunci terkait link video The Connell Twins mengalami lonjakan signifikan di mesin pencari. Data trafik dalam 24 jam terakhir menunjukkan peningkatan hingga 120 persen untuk pencarian yang berkaitan dengan nama mereka.
Lonjakan ini memperlihatkan bagaimana isu personal dapat bergeser menjadi perburuan konten yang diduga bocor. Padahal, video yang ramai dibicarakan disebut-sebut merupakan konten lama.
Sejumlah potongan video pun kembali beredar di berbagai platform, terutama di X (Twitter). Konflik terbaru seakan memberi momentum baru pada penyebaran ulang konten tersebut.
Konten eksklusif sejak 2019
The Connell Twins memang telah lama dikenal aktif di platform konten berlangganan. Sejak 2019, Christina dan Carlina memutuskan untuk memonetisasi citra mereka melalui layanan berbayar.
Langkah tersebut sempat menuai kontroversi karena dinilai bertentangan dengan norma budaya timur yang dianut sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun, keduanya tetap menjalankan pilihan tersebut sebagai bagian dari strategi bisnis.
Mereka bahkan pernah menyatakan bahwa keputusan itu telah diketahui dan mendapat restu orang tua. Bagi keduanya, aktivitas tersebut adalah bentuk usaha profesional yang menghasilkan pendapatan besar.
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa keuntungan dari langganan tersebut telah diinvestasikan dalam bentuk properti, termasuk apartemen di Australia.
Ancaman hukum bagi penyebar konten
Di tengah ramainya perburuan link video, muncul kembali peringatan soal konsekuensi hukum. Penyebaran ulang konten berbayar tanpa izin termasuk dalam kategori pelanggaran hak cipta.
The Connell Twins sebelumnya pernah menegaskan bahwa setiap pelanggan platform telah menyetujui ketentuan yang melarang distribusi ulang konten.
“Lo bisa dipenjara kena miliaran,” tegas mereka dalam salah satu unggahan lama.
Pernyataan tersebut mengingatkan bahwa distribusi konten pribadi tanpa izin berpotensi melanggar hukum. Di Indonesia, penyebaran konten asusila tanpa persetujuan dapat dijerat pasal dalam UU ITE.
Secara teknis, platform seperti OnlyFans juga memiliki perlindungan hak cipta bagi kreator. Membagikan ulang konten secara ilegal bukan hanya merugikan secara finansial, tetapi juga berisiko pidana bagi pelaku.
Jejak digital dan efek bola salju
Kasus yang menimpa The Connell Twins kembali menjadi contoh bagaimana konflik publik bisa berkembang menjadi efek domino di ruang digital. Jejak lama yang sempat tenggelam bisa kembali mencuat saat sorotan publik meningkat.
Di era media sosial, batas antara ruang privat dan konsumsi publik semakin tipis. Ketika nama seseorang menjadi trending, seluruh rekam jejaknya berpotensi kembali diangkat.
Kini, publik menanti apakah tren pencarian link video viral The Connell Twins akan mereda seiring mendinginnya konflik, atau justru terus bergulir menjadi polemik yang lebih luas dan berimplikasi hukum.
